ADAKITANEWS, Sidoarjo – Tim penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Sidoarjo akhirnya mengajak tim auditor Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Jatim untuk melaksanakan kroscek data dan klarifikasi di kantor Perusahaan Daerah Aneka Usaha (PDAU), Rabu (16/08) sore.
Hasilnya, tim penyidik menemukan brankas berisi uang sekitar 2.000 dollar. Uang dollar yang diperkirakan jika dalam rupiah senilai sekitar Rp 28 juta itu diduga merupakan uang sisa kunjungan keluar negeri beberapa bulan lalu.

Kasi Intel Kejari Sidoarjo, Andri Tri Wibowo mengatakan rencananya tim penyidik akan menyita brankas dan uang dollar itu, sekaligus beberapa bendel berkas yang bakal digunakan tim auditor untuk mengaudit nilai kerugian negara yang dibutuhkan tim penyidik Kejari Sidoarjo.

“Kami (penyidik,red) mendampingi tim auditor melaksanakan kroscek data dan klarifikasi keuangan PDAU. Kami amankan brankas berisi dollar dan beberapa bendel data keuangan,” jelasnya.

Andri menguraikan jika penyidik harus mendampingi tim auditor karena dari hasil penggeledahan pertama ada sejumlah kekurangan data. Untuk melengkapi kekurangan bukti itu, akhirnya dilakukan kroscek dan klarifikasi. Selain itu, pihak Kejaksaan juga mengeluarkan tersangka Siti Winarni, Kabag Umum sekaligus Kepala Unit Gas PDAU untuk membuka brankas uang dollar itu.

“Tim auditor juga memeriksa bendahara properti, bendahara gas dan bendahara grafika untuk melengkapi laporan keuangan yang tidak bisa dipertanggungjawabkan di PDAU. Hasilnya semakin memperkuat dugaan ada kondisi keuangan yang tidak nyata dengan kas PDAU. Kami memperdalam keuangan yang tidak bisa dipertanggungjawabkan,” tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, dalam kasus dugaan korupsi pengelolaan keuangan PDAU Tahun 2010-2016 itu, tim penyidik Pidsus Kejari Sidoarjo sudah menetapkan 5 tersangka. Yakni Amral Soegianto (Direktur PDAU), Siti Winarni (Kabag Umum sekaligus Kepala Unit Gas) dan Imam Djunaedi (Kepala Unit Grafika PDAU), serta Khoirul Huda (Ketua Pansus PDAU) dan Ny Yuli Oniati (Akuntan PDAU).(pur)

Keterangan gambar : Tim auditor BPKP mengaudit bendahara gas PDAU saat melaksanakan stock of name keuangan PDAU, Rabu (16/08) sore.(ist)