Perahu Tambang yang Terbalik di Balongbendo Karena Arus Deras

ADAKITANEWS, Sidoarjo – Berdasarkan pengakuan dari salah satu penumpang selamat insiden terbaliknya perahu tambangan di Sungai Dusun Serbo RT 5/RW 3 Desa Bogem Pinggir Kecamatan Balongbendo Kabupaten Sidoarjo, penyebab perahu terbalik bukan karena kelebihan muatan. Melainkan karena arus deras sungai.

Korban selamat, Rianto, 45, warga Gagang Kepuhsari Kecamatan Balongbendo Sidoarjo mengaku sehari-harinya menggunakan jasa perahu tambangan tersebut. Pria yang bekerja sebagai kuli bangunan itu mengatakan, perahu tersebut setiap harinya memang membawa maksimal tujuh sepeda motor dan penumpang maksimal 14 orang. “Saya sudah lama menggunakan jasa perahu tambangan itu,” katanya.

Menurutnya, perahu terbalik akibat kurang keseimbangan karena debit air sungai naik. “Muatannya pas, cuma operatornya narik perahunya agak susah karena air sungainya penuh dan arusnya deras,” ujarnya.

Setelah perahu kehilangan keseimbangan, perahu mulai miring mengarah ke arah arus sungai hingga kemudian terbalik. “Satu per satu penumpang panik langsung loncat ke sungai. Mereka sudah gak mikir motornya, yang penting selamat dulu,” jelasnya.

Perahu tambangan tersebut merupakah alternatif bagi warga yang murah dan cepat dari Desa Serbo Kecamatan Balongbendo Sidoarjo menuju Kabupaten Gresik. Yakni cukup dengan uang Rp 1.000 saja

Seperti diketahui sebelumnya, perahu tambang yang membawa tujuh motor beserta 12 penumpangnya terbalik di Sungai Dusun Serbo RT 5/RW 3 Desa Bogem Pinggir Kecamatan Balongbendo Kabupaten Sidoarjo, Kamis (13/04). Dua penumpang yang diketahui meninggal yakni Mis’ah, 45, warga Kalimati Kecamatan Tarik Kabupaten Sidoarjo dan Ujang, 60, warga Sumberame Kecamatan Wringinanom Kabupaten Gresik.

Sementara itu korban selamat, Supriadi, 51, warga Sumberame Kecamatan Wringinanom Kabupaten Gresik, Sucinina, 33, warga Kemangsen Kecamatan Balongbendo Kabupaten Sidoarjo, Yudistira, 34, warga Wringinpitu Balongbendo Sidoarjo, Rianto, 45 dan Kusnari, warga Gagang Kepuhsari Kecamatan Balongbendo Sidoarjo, serta dan Joko, 45, warga Juwet, Wringinanom Kabupaten Gresik. Sedangkan empat penumpang lainnya belum ditemukan.(sid2)

Keterangan gambar : Korban meninggal di Puskesmas Wringinanom Gresik, dan salah satu korban selamat, dirawat di puskesmas. (bawah) Salah satu motor milik korban yang berhasil dievakuasi.(ist)

Recommended For You