ADAKITANEWS, Blitar – Pemerintah Kabupaten Blitar dipastikan akan memulai pembangunan Rumah Sakit di Srengat pada awal tahun 2018 mendatang. Rumah Sakit yang direncanakan bertipe C ini, dibangun dengan anggaran Rp 180 miliar dengan cara bertahap yakni pada tahun 2018 sudah dianggarkan Rp 90 miliar, sedangkan sisanya dianggarkan tahun 2019.

Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Blitar, Suwandito menjelaskan, saat ini pihaknya sedang menyelesaikan proses perencanaan pembangunan rumah sakit ini. Ia mengaku, sebelumnya pembuatan Detail Engineering Design (DED) yang tak kunjung selesai dari Dinas Kesehatan menjadi salah satu penyebab molornya pengerjaan RS di Desa Dandong Kecamatan Srengat ini.

“Saat ini kita sedang menyelesaikan perencanaan pembangunan rumah sakit ini. Sebelumnya memang ada masalah pada proses DED, sehingga pembangunan ini molor menjadi di tahun 2018,” kata Suwandito, Kamis (09/11).

Namun demikian Suwandito menegaskan, pada akhir tahun atau bulan Desember nanti DED akan selesai dan pengerjaan siap dilakukan tahun 2018 nanti. Kini pihaknya terus berkomunikasi dengan pihak Dinas Kesehatan, karena DED harus didiskusikan dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Jawa Timur.

“Kita targetkan akhir tahun proses perencanaan sudah tuntas. Kita pastikan tahun 2018 siap memulai pembangunan,” pungkasnya.

Jika Desember nanti DED sudah selesai, selanjutnya akan dilakukan lelang untuk menentukan rekanan atau pihak ketiga yang akan mengerjakan pembangunan rumah sakit di wilayah barat Kabupaten Blitar ini, hingga pencairan anggaran dari APBD 2018.

“Pagu untuk pembangunan RS di Srengat akan dianggarkan dalam kurun waktu dua tahun, yakni tahun 2018 dan 2019,” imbuhnya.(fat/wir)

Keterangan gambar: Lokasi pembangunan RS di Srengat Kabupaten Blitar.(foto : fathan)