ADAKITANEWS, Jombang – Aksi peringatan Hari Anti Korupsi Internasional (HAKI) yang digelar di depan kantor Kejaksaan Negeri Jombang nyaris ricuh, Jumat (09/12) pagi. Massa kesal lantaran dalam aksi tersebut, mereka sama sekali tidak bisa bertemu dengan pejabat Kejari.

Massa yang tergabung dalam Lingkar Merah Putih Nasional (LMPN) menggelar aksi turun jalan untuk memperingati HAKI 2016. Aksi dilakukan dengan menggelar orasi secara bergantian. Lantaran tak segera ditemui oleh pejabat kejaksaan, massa sempat tersulut emosi. Aksi damai yang digelar itupun juga nyaris berakhir ricuh. Beruntung, ada yang berhasil meredam emosi massa sehingga aksi damai kembali bisa dilakukan.

Tak hanya menggelar orasi, beberapa massa juga melakukan aksi teaterikal di tengah jalan raya. Mereka menggambarkan kejadian saat KPK datang dan memeriksa pejabat tinggi di Pemerintahan Jombang. Terlihat, salah satu peserta aksi memakai baju mirip seragam dinas Pemerintah Daerah Kabupaten Jombang yang di dadanya tertuliskan “Sekretaris Daerah”.

Hendro, Koordinator Lapangan (Korlap) aksi mengatakan, teaterikal sengaja dilakukan untuk menyindir beberapa pejabat di pemerintahan yang dinilai korup. Dalam aksi tersebut, massa juga membawa beberapa tuntutan, salah satunya agar penegak hukum segera memproses kasus-kasus yang berkaitan dengan tindak pidana korupsi di Kabupaten Jombang dan memeriksa semua instansi di pemerintahan setempat.

“Kami berharap penegak hukum segera melakukan tindakan tegas atas beberapa kasus korupsi di Pemerintahan Kabupaten Jombang,” ujar Hendro.

Dikatakan Hendro, kedatangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) beberapa waktu yang lalu juga disayangkan oleh pihak LMPN. Sebab hanya 2 kantor dinas yang diperiksa, padahal mereka mengatakan masih ada 9 kantor dinas yang terindikasi korupsi. “Kami menyayangkan kenapa hanya 2 instansi yang diperiksa oleh KPK, sedangkan sesuai pantauan kami di lapangan masih ada 9 instansi yang terindikasi korupsi,” ungkapnya.(jb2)

Keterangan gambar: Unjuk rasa di depan kantor Kejaksaan Negeri Jombang.(Foto: Adi Rosul)