ADAKITANEWS, Jombang – Kondisi sungai yang belakangan ini terlihat sangat tidak layak, yang diakibatkan oleh pembuangan sampah rumah tangga dan beberapa limbah dari berbagai perusahaan industri, mendorong Santri Jogo Kali dan beberapa komunitas Non Government Organization (NGO) mengajak elemen masyarakat agar turut peduli lingkungan, Minggu (09/04).

Pada peringatan Hari Air yang jatuh pada tanggal 22 Maret, Santri Jogo Kali Jombang membuat beberapa agenda positif guna meningkatkan kesadaran masyarakat dalam hal pelestarian sungai serta biota yang ada di dalamnya. Acara yang diadakan di bantaran sungai Gude Ploso Dusun Dayu Desa Tunggorono Kecamatan/Kabupaten Jombang ini juga melibatkan sejumlah siswa dari beberapa sekolah di Jombang, mulai dari tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) serta Perguruan Tinggi yang ada di Jombang.

Fatkhurrohman, Ketua Santri Jogo Kali ketika ditemui Tim Adakitanews.com menerangkan bahwa acara yang dimulai pada pukul 07.00 WIB tersebut diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya di pinggiran sungai.

Berbagai perlombaan pun tak luput dari rangkaian acara guna mendekatkan masyarakat agar lebih dekat dan mencintai sungai serta airnya. Salah satu acara yang terlihat unik, yakni lomba dayung perahu yang terbuat dari pohon pisang.
Sementara untuk hiburan masyarakat, panitia mengajak komunitas pemuda untuk bermain musik di pinggir sungai, salah satunya yang terlihat adalah Ormas Oi yang identik dengan Iwan Fals. “Selain perlombaan juga ada penebaran bibit ikan dan penanaman pohon yang bertujuan untuk membantu dalam pelestarian lingkungan,” jelas Fatkhurrohman.

Fatkhurrohman menambahkan, bahwa acara tersebut juga mendapatkan dukungan penuh dari berbagai lembaga di lingkup Pemerintahan Kabupaten Jombang. Beberapa diantaranya Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pengairan serta banyak lagi.(jb2)

Keterangan gambar: Peringatan hari air sedunia di Sungai Gude Ploso Tunggorono.(foto: adi rosul)