ADAKITANEWS, Kediri – Khofifah Indar Parawansa mengaku terus melakukan berbagai persiapan menjelang ajang Pemilihan Gubernur Jawa Timur 2018 mendatang. Selain upaya pendekatan ke berbagai daerah di Jawa Timur, Khofifah juga masih mempelajari berbagai visi misi dari tiap-tiap daerah di Jawa Timur yang nantinya akan ia pakai sebagai modal awal pencalonannya.

Ditemui usai acara peresmian Patung Mayjen TNI DR Moestopo di Ngadiluwih Kabupaten Kediri, wanita yang masih menjabat sebagai Menteri Sosial itu mengaku saat ini timnya masih fokus dalam menyusun visi dan misi dengan mengundang banyak pakar.

“Persiapan tetap berjalan sesuai dengan rencana. Tim sudah melakukan penyiapan visi misi dengan mengundang banyak pakar. Insyaallah tim visi misi yang sudah difinalisasi oleh tim inti akan segera ditashih dan akan diuji di beberapa daerah,” ujarnya, Senin (18/12).

Khofifah mengaku, tim tersebut juga tengah mempersiapkan fokus-fokus tertentu di tiap daerah. “Misalnya lingkungan hidup, pertambangan, ada juga upaya untuk mengurangi pengangguran, dan bagaimana kita menyiapkan layanan kesehatan yang terintegrasi,” imbuhnya.

Menteri kelahiran Surabaya 52 tahun itu memiliki visi misi terkait peningkatan wisatawan. Hal itu lantaran, di seluruh negara di Dunia, devisa bisa didapat dengan mudah dan cepat melalui arus wisata. “Saya sudah mendengarkan presentase dari tim visi misi, dan akan segera diuji tashih ke beberapa daerah dan tim expert. Bisa terbuka atau tertutup forumnya,” pungkasnya.

Untuk diketahui, selain Khofifah Indar Parawansa, ajang Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur 2018 mendatang juga akan diikuti oleh Wakil Gubernur saat ini, Saifulllah Yusuf. Khofifah sendiri, kini diketahui telah mendeklarasikan diri berpasangan dengan Bupati Trenggalek saat ini, Emil Elistianto Dardak. Sedangkan Gus Ipul, sapaan akrab Wagub Jatim, juga telah berpasangan dengan Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas.(kdr1)

Keterangan gambar: Menteri Sosial, Khofifah Indar Parawansa saat menghadiri peresmian Patung Mayjen TNI Prof DR Moestopo.(foto: muchlis ubaidhillah)