width=

dsc_05057ADAKITANEWS, Kota Kediri – Kembali stabilnya penjualan atribut Persik Kediri, menjadi angin segar bagi para penjual. Hal ini dipengaruhi oleh Persik yang sudah kembali berlaga setelah hampir 2 tahun vakum dari pentas sepakbola nasional.

Skuat macan putih sekarang sedang berlaga di pentas Indonesian Soccer Championship (ISC) B 2016. Setelah dua tahun vakum, kini Persik kembali dengan kekuatan yang lebih baik dari tahun sebelumnya. Keberhasilan ini juga dirasakan warga Kediri, khususnya para penjual atribut Persik.

Seperti yang dirasakan oleh Turmudzi, salah satu penjual atribut Persik yang berada dikawasan Stadion Brawijaya. Sekarang ia merasakan omzet penjualannya kembali normal, meski tidak senormal tahun 2000an. Karena, pada masa kejayaan Persik Kediri, Turmudzi bisa maraup untung hingga puluhan juta rupiah.

“Alhamdulillah mas, sekarang sudah kembali stabil. Pendapatan saya meningkat daripada 2 tahun silam, karena saat itu hanya beberapa potong saja yang laku dan bahkan tidak laku sama sekali. ya walaupun omzet ini tidak sebanding dengan tahun 2000an,” Ungkapnya kepada Tim Adakitanews.com, Rabu (19/10)

Suzani penjual atribut lainnya merasakan hal yang sama. Bahkan omzet penjualannya saat ini mencapai 7 juta perbulan. Ia mangaku dimasa kejayaan Persik, keuntungannya bisa mencapai 30-60 juta rupiah perbulan. “ Saat Persik vakum dua tahun lalu, penjualan kami ikut merosot bahkan pernah tidak laku sama sekali,” Ungkapnya.

Mereka berharap Persik bisa meraih kejayaan seperti awal tahun 2000an. Bukan hanya juara, tapi juga bisa berlaga di kancah internasional. Karena dengan begitu, penjualan atribut Persik bisa lebih meningkat dan keuntungan yang diraih pedagang bisa lebih baik dari yang sekarang. (Bib/Zay)

 

Keterangan Gambar : Pedagang atribut Persik Kediri di Stadion Brawijaya Kota Kediri.(Foto : Habib Nasrullah)