ADAKITANEWS, Kota Kediri – Sudah sepekan lebih harga BBM jenis Pertalite dan Pertamax dinaikkan. Akibatnya, beberapa pelanggan yang awalnya senang menggunakan pertalite justru kini mulai kembali menggunakan premium yang harganya relatif lebih murah.

Contohnya di SPBU Jalan Mayor Bismo Kecamatan Kota Kediri. Sekitar 20 persen pengguna pertalite di SPBU tersebut diketahui mulai bergeser kembali menggunakan Premium.

Karyono, salah satu petugas di SPBU Jalan Mayor Bismo mengatakan, sudah lebih dari sepekan ini para pengguna pertalite cenderung turun. Sebaliknya, ada sedikit penambahan untuk pengguna premium. “Yang mengalami pergeseran yaitu pengguna jenis Pertalite bergeser ke jenis Premium. Perkiraannya ada sekitar 20 persen,” ujarnya, Sabtu (14/01).

Diketahui, meski kenaikan harga BBM jenis Pertamax dan Pertalite hanya sebanyak Rp 300 per liter, ternyata sangat memperngaruhi minat beli masyarakat. Pengendara lebih memilih menggunakan bahan bakar yang relatif lebih murah.

Mujoko, yang juga merupakan karyawan SPBU Mayor Bismo mengatakan, meski ada sedikit pergeseran minat beli masyarakat terhadap Pertalite dan Premium, jumlah total konsumsi BBM di SPBU tersebut cenderung sama. “Pertamax 1 ton 500 kiloliter, Pertalite 3 ton 600 kiloliter, dan Premium 2 ton 800 liter. Itu stabil dari sebelum dinaikkan harganya,” cakapnya.

Sementara itu, Andy, seorang pengguna BBM yang dulu memakai jenis Pertalite mengaku kini terpaksa pindah menggunakan Premium. Alasannya lantaran lebih murah, BBM jenis Premium dan Pertalite juga dianggap sama dan bisa digunakan. “Ingin supaya lebih irit saja, jadi saya lebih pilih yang murah. Itu juga sama-sama BBMnya tidak perlu harus pilih yang mahal,” katanya.

Berbeda dengan pernyataan Andi, pengguna BBM lain, Rhamadhan, mengaku tetap memakai BBM jenis Pertamax. “Saya tetap pelanggan setia Pertamax, meski harganya naik namun tidak penting harganya, tetapi yang terpenting adalah kualitasnya. Selain mesin motor jadi awet kalau pakai pertamax juga lebih irit pembakarannya,” katanya saat diwawancarai Tim Adakitanews.com.

Untuk diketahui, kenaikan harga BBM telah dimulai sejak Kamis (05/01) lalu. Pertalite, yang awalnya Rp 7.050 naik menjadi Rp 7.350 per liter, Pertamax yang semula seharga Rp 7.750 menjadi Rp 8.050 per liter, dan Pertamax Turbo, yang semula per liternya seharga Rp 8.800 naik menjadi Rp 9.100 per liter.(kdr4)

Keterangan gambar : Ilustrasi BBM.(google.com)