ADAKITANEWS2015-10-01_23.40.14, Jombang – Petani tebu di Jombang, Jawa Timur, mendapat bantuan 26 unit traktor besar. Bantuan senilai Rp. 20 milyar lebih yang bersumber dari dana hibah APBN itu diterimakan secara langsung kepada kelompok tani dan pengurus koperasi serta Asosiasi Petani Tebu Rakyat (APTR) di lapangan Pemkab Jombang.

Bupati Jombang, Nyono Suharly Wihandoko berharap, dengan bantuan sarana pendukung produksi tebu itu mampu meningkatkan hasil produksi gula sesuai luasan areal yang ada dari sebelumnya. Selain itu, tercapainya swasembada pangan di sektor gula tanpa mengandalkan impor dari negara lain.

“Kalau yang besar ini, yang diterimakan pada hari ini kita juga pingin swasembada pangan tercapai khususnya gula, yang mana pemerintah sampai sekarang masih impor. Ke depan saya doakan pemerintah tidak impor lagi, semuanya dari petani tebu lokal,” kata Nyono usai menyerahkan bantuan traktor, Kamis (01/10).

Saat ini, luas lahan tebu di Jombang mencapai hampir 12 ribu hektar. Seluruhnya merupakan lahan yang aktif dan produktif untuk tanaman tebu.  Dengan bantuan  traktor besar itu diharapkan mampu meringankan beban biaya produksi petani kecil dan meningkatkan mutu dan kualitas hasil panen mereka.

Sebelumnya, bantuan yang sama berupa 196 unit hand traktor kecil juga diberikan kepada kelompok tani padi dan palawija di Jombang. Seluruh bantuan yang berasal dari dana hibah Kementrian Pertanian itu sudah disalurkan kepada masing-masing Gapoktan yang ada.(Tari/Jati)

Keterangan Gambar : Sebanyak 26 unit traktor senilai Rp. 20 milyar bantuan diterima petani tebu di Jombang  untuk mendukung tercapainya swasembada pangan.