ADAKITANEWS, Nganjuk – Nasib nahas menimpa Suparno, 58, petani, warga Karangtengah Desa Sidoharjo Kecamatan Tanjunganom Kabupaten Nganjuk. Ia tewas tersambar petir saat mengobati tanaman padi, Kamis (20/10).

Kapolsek Warujayeng, Kompol Haruadi mengatakan, korban pertama kali ditemukan oleh istrinya, Sadimah, 50 tergeletak di tengaj sawah. “Istrinya mencari korban karena tidak kunjung pulang,” terang mantan Kapolsek Nganjuk Kota ini.

Mengetahui kondisi itu, istri korban kemudian melapor ke perangkat Desa, Supriono yang selajutnya meneruskannya ke Polsek Warujayeng. “Korban meninggal dunia diakibatkan karena tersambar petir saat mengobati tanaman padi miliknya. Ada beberapa luka bakar di tubuh korban,” pungkasnya.

Berdasarkan kesepakan dari keluarga, korban langsung dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum desa setempat.(Jati)

Keterangan Gambar: Korban tewas di tempat kejadian. Petugas melakukan olah TKP di tempat kejadian.(Foto : Bagus Jatikusumo)