95_bigADAKITANEWS, Kediri – Hingga, Selasa(15/12) ini, dr. Hariyanti Sutrisno tergugat IV yang ditolak eksepsinya oleh Pengadilan Negeri Kediri belum menentukan langkah selanjutnya terkait perkara kasus ijazah palsu yang digugat oleh Khoirul Anam. Bahkan, Penasehat Hukum (PH) yang ditunjuk Hariyanti Sutrisno untuk menyelesaikan perkara itu, masih belum memberikan kepastian yang jelas terkait pokok perkara.

Mohammad Arifin, Penasehat Hukum yang dipercaya oleh dinasti “Sutrisno” itu, hingga H+ satu setelah batas waktu yang ditentukan hukum belum juga melakukan proses banding pada PN Kediri atas kasus ijazah palsu milik dr. Hariyanti Sutrisno selaku kleinnya.

“Kami belum sempat memikirkan proses banding pada Pengadilan Negeri Kediri mas,”ungkap Mohammad Arifin kuasa hukum saat dihubungi via seluler.

Saat ditanya Tim Adakitanews.com kapan dan apa saja persiapannya untuk pengajuan banding itu, lagi-lagi pihaknya belum juga memikirkan akan banding. “Masih belum mas,” jelasnya singkat sembari menyudahi percakapan.

Sementara Khoirul Anam selaku pihak penggugat menyatakan tak mau berkomentar banyak dengan semua aktifitas tergugat IV yang telah ditolak eksepsinya pada 01 Desember lalu.

“Biarkan sajalah, nanti akan mereka (tergugat IV dan Kuasa Hukumnya-red) menerima kenyataan yang sesungguhnya,” ungkap Khoirul Anam.

Diakuinya, besar kemungkinan pihaknya akan menang pada putusan hakim selanjutnya terhadap tergugat IV yakni dr. Hariyanti Sutrisno. “Dasar hukum kami kuat dan kami yakin itu (ijazah dr. Haryianti palsu-red),” terangnya.(blot/zay)

Keterangan Gambar : ilustrasi