AdaKitaNews Daerah Pilih Menantang Maut Ketimbang Memutar Puluhan Kilometer

Pilih Menantang Maut Ketimbang Memutar Puluhan Kilometer

ADAKITANEWS, Jombang – Debit air sungai brantas yang setiap hari mulai meningkat akibat curah hujan beberapa hari terakhir tidak mempengaruhi aktifitas para pekerja perahu tambangan di Desa Megaluh Kabupaten Jombang. Meski demikian, tidak semuanya berani nekat. Beberapa diantaranya memilih tidak beroperasi dan hanya melakukan kegiatan memperbaiki perahunya.

=========

Seperti hasil pantauan Tim Adakitanews.com pada Kamis (19/01). Trlihat hanya ada dua perahu tambangan yang beroperasi di lokasi penyeberangan tersebut. Beberapa pemilik perahu yang tidak beroperasi memilih memperbaiki perahunya sambil menunggu kondisi sungai kembali aman.

Meski hanya ada dua perahu tambangan, banyak warga yang masih antusias menggunakan jasa penyeberangan tersebut. Mereka lebih memilih menyeberang menggunakan jasa perahu tambang di tengah derasnya aliran sungai, ketimbang memutar jalan sejauh puluhan kilometer. “Daripada jauh-jauh memutar lebih baik naik perahu untuk menyingkat waktu,” ungkap Amin salah satu warga yang mau menyeberang.

Perahu tambangan yang berada di Desa Megaluh ini adalah satu-satunya jalur alternatif menuju desa sebelah yaitu Gebangbunder Kecamatan Plandaan. Selain itu Sungai Brantas tersebut juga penghubung dua kabupaten, yakni Kabupaten Jombang dan Kabupaten Nganjuk. Itulah yang menjadikan alasan warga untuk tetap menyeberangi sungai, meskipun kondisinya yang sangat membahayakan.

Sementara itu, Asnawi, salah satu pemilik perahu tambangan mengungkapkan bahwa kondisi derasnya arus seperti itu sudah biasa jadi dan tidak perlu dikhawatirkan. “Sudah menjadi hal yang biasa dengan kondisi seperti ini,” tegas Asnawi.

Terlihat, perahu milik Asnawi penuh sesak oleh warga yang hendak menyebrang. Ada juga kendaraan roda 4 yang ikut menggunakan jasa penyeberangan perahu tambangan tersebut.

Para pemilik perahu juga menegaskan, hingga saat ini tidak adanya imbauan dari kepolisian setempat terkait kondisi penyebrangan yang membahayakan, akibat meningkatnya debit air dan arus sungai yang deras.(jb2)

Keterangan gambar: Jasa perahu tambang penyeberangan di Desa Megaluh Kabupaten Jombang.(foto: Adi Rosul)