ADAKITANEWS, Tulungagung – Dalam proses Pemilihan Kepala Daerah serentak 2018 mendatang, kepolisian juga berencana akan melakukan pemantauan pengguna media sosial. Hal tersebut termasuk penyebaran berita hoax dan penggunaan media sosial untuk hal-hal yang berbau SARA.

Kapolres Tulungagung, AKBP Yong Ferrydjon mengatakan, Polri bakal mengawal ketat jalannya Pilkada serentak 2018 ini. Selain fokus pengamanan wilayah, mereka juga akan fokus pengamanan persebaran isu SARA, ujaran kebencian, dan kampanye hitam di media sosial.

“Kita sudah mengantisipasi jauh hari, dengan melakukan sosialisasi. Agar pengguna medsos dapat menjaga iklim politik yang sejuk. Kalau memang sudah tidak bisa dibina lagi, ya kami tindak sesuai dengan undang-undang yang ada,” ujarnya.

Kapolres menambahkan, untuk mendukung terselenggaranya Pilkada dengan baik, pihaknya juga telah menyiapkan 750 personel. “Kami telah menyiapkan sebanyak 750 personel untuk mengamankan Pilkada. Jumlah tersebut belum termasuk dari TNI dan unsur lainnya,” kata Kapolres usai apel gelar pasukan Operasi Mantap Praja Semeru 2018, di halaman Polres Tulungagung, Jumat (05/01).

Kapolres mengimbau kepada seluruh masyarakat khususnya yang ada di wilayah kabupaten Tulungagung, untuk selalu bersama – sama menjaga keamanan dan ketertiban memasuki tahun politik. Termasuk waspada terhadap hal-hal yang berpotensi menimbulkan gangguan stabilitas politik dan keamanan di Kabupaten Tulungagung.(bac)

Keterangan gambar : Kapolres Tulungagung bersama Forkopimda memeriksa perlengkapan pengamanan Pilkada.(foto : acta cahyono)