width=

ADAKITANEWS, Sidoarjo – Agenda Pemilihan Kepala Desa Serentak di Kabupaten Sidoarjo siap digelar Minggu (29/05). Dari 76 desa yang menyelenggarakan pesta demokrasi tersebut, Polres Sidoarjo telah memetakannya menjadi 3 klasifikasi. Hasilnya, 12 desa termasuk dalam kategori sangat rawan, 55 desa kategori rawan, dan hanya 9 desa yang dikategorikan aman.

Kapolres Sidoarjo, AKBP M Anwar Nasir mengatakan, untuk mengamankan jalannya Pilkades Serentak di Kabupaten Sidoarjo, pihaknya siap mengerahkan 5.320 personel gabungan. Diantaranya 3.800 dari unsur Polri dan 1.520 dari TNI. “Semuanya akan langsung kita berangkatkan malam ini ke daerah masing-masing,” ujarnya usai memimpin apel gelar pasukan persiapan pengamanan pilkades di Alun-alun Sidoarjo, Sabtu (28/05).

AKBP Anwar menambahkan, dari 12 daerah yang dikategorikan sangat rawan tersebut, ada 3 daerah yang menempati urutan paling diwaspadai. Diantaranya Desa Tambak Sawah Kecamatan Waru, Desa Tambak Cemandi Kecamatan Sedati, dan Desa Kemuning Kecamatan Tarik. “Salah satunya di Desa Tambak Sawah Kecamatan Waru yang pada Pilkades tahun 2012 lalu ada aksi anarkis akibat massa yang tidak terima akan kekalahan salah satu calon,” imbuhnya.

Akan tetapi AKBP Anwar mengatakan, pihaknya tetap akan memperhatikan seluruh wilayah penyelenggara Pilkades Serentak 2016 lantaran potensi kerawanannya lebih tinggi dibanding pelaksanaan pilkada tahun 2015 lalu. “Kami tetap mengantisipasi seluruh wilayah. Harapannya pelaksanaan pilkades serentak bisa berjalan dengan tertib dan aman,” pungkasnya.(kur)

Keterangan Gambar: Apel Gelar Pasukan Pengamanan Pilkades Serentak Kabupaten Sidoarjo tahun 2016.(foto: kurniawan)