Kediri(adakitanews.com)—Pemilihan Kepala Desa serentak di Kabupaten Kediri dihelat pada 30 Oktober 2019, mendatang. Polres Kediri melakukan persiapan untuk pengamanan, termasuk mewaspadai botoh atau penjudi selama pelaksanaan Pilkades serentak.

Pasalnya, keberadaan botoh ini dapat menimbulkan situasi Kamtibmas yang tidak kondusif. Kapolres Kediri AKBP Roni Faisal Saiful Faton mengungkapkan pihaknya sudah melakukan berbagai kesiapan untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan.

“Untuk mengantisipasi adanya botoh atau penjudi kita bentuk Satgas Anti Judi,” ungkap AKBP Roni Faisal,Selasa (10/9/2019).

Satgas anti judi ini dibentuk untuk difokuskan menindak para botoh atau penjudi yang bermain selama pelaksanaan Pilkades.

Selain itu, AKBP Roni Faisal juga akan memberikan reawadrs bagi Bhabinkamtibmas dan petugas pengamanan yang bisa menangkap para botoh atau penjudi yang ada di Pilkades serentak diwilayah hukum Polres Kediri.

“Saya akan beri reawads bagi Bhabinkamtibmas atau petugas yang terlibat di pengamanan Pilkades yang bisa menangkap botoh beserta barang buktinya,” jelas Kapolres Kediri.(art).

https://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG-20190910-WA0045-1024x681.jpghttps://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG-20190910-WA0045-150x150.jpgREDAKSIberitaHukum KriminalNasionalPolitikUncategorized
Kediri(adakitanews.com)---Pemilihan Kepala Desa serentak di Kabupaten Kediri dihelat pada 30 Oktober 2019, mendatang. Polres Kediri melakukan persiapan untuk pengamanan, termasuk mewaspadai botoh atau penjudi selama pelaksanaan Pilkades serentak. Pasalnya, keberadaan botoh ini dapat menimbulkan situasi Kamtibmas yang tidak kondusif. Kapolres Kediri AKBP Roni Faisal Saiful Faton mengungkapkan pihaknya sudah...