ADAKITANEWS, Jombang – Dewan Pimpinan Daerah Partai Keadilan Sejahtera (DPD PKS) Kabupaten Jombang menjatuhkan dukungannya ke petahana.

Dukungan DPD PKS terhadap DPD Partai Golkar Kabupaten Jombang untuk mengusung calon Bupati incumbent pada Pilkada 2018 mendatang, ditandai dengan deklarasi dukungan dan penandatangan kontrak politik dari kedua belah pihak.

Deklarasi dukungan untuk mengusung calon Bupati incumbent, Nyono Suharli Wihandoko tersebut dilaksanakan di Gedung Olahraga (GOR) Merdeka Jombang, (05/11), dan dihadiri ribuan kader serta simpatisan partai.

Ketua DPD PKS Jombang, Mustofa mengatakan bahwa dukungan untuk mengusung Nyono Suharli Wihandoko pada Pemilihan Bupati Jombang 2018 mendatang, merupakan hasil dari keputusan partai setelah melalui berbagai tahapan yang ada di internal PKS.

“Ini semua sudah melalui proses pemilihan umum internal, survei elektabilitas dan juga dengan memperhatikan masukan dari berbagai pihak serta konsultasi dengan struktural partai yang lebih tinggi. Dari situ DPD PKS Jombang menyatakan dukungan untuk mengusung Bapak Nyono Suharli Wihandoko sebagai calon Bupati Jombang 2018-2023,” ungkap Mustofa yang juga sebagai anggota Komisi D DPRD Kabupaten Jombang ini.

Ia juga mengatakan bahwa ada beberapa poin yang menjadi sorotan PKS sehingga memilih untuk mengusung incumbent pada Pilbup mendatang. Selain menilai Nyono Suharli Wihandoko yang dinilai sangat dekat dengan rakyat, mulai dari kalangan anak-anak hingga orang dewasa, Ketua DPD PKS juga mengutarakan ada beberapa aspek lain yang jadi pertimbangan partai.

“Ada beberapa aspek yang jadi pertimbangan partai. Yakni prestasi yang diraih mulai dari level Provinsi dan Nasional seperti penghargaan Adipura Kencana, penghargaan WTP 4 tahun berturut-turut serta penghargaan lainnya. Yang kedua terkait politik anggaran yang memihak rakyat berupa dana ADD Rp 500 juta pertahun, PID dan mobil siaga desa,” paparnya.

Dalam kesempatan tersebut, DPD PKS Kabupaten Jombang juga menggelar acara konsolidasi perempuan PKS. Tampak dalam acara tersebut dihadiri oleh ribuan kader perempuan PKS dari seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Jombang. “Bersama dengan deklarasi dukungan, kami juga melakukan konsolidasi dan melantik pengurus Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK) yang dihadiri oleh 3.000 kader perempuan dari 306 Desa dan Kelurahan,” ujar Mustofa.

Terpisah, Ketua DPD I Partai Golkar Jawa Timur, Nyono Suharli Wihandoko menyambut baik dengan datangnya dukungan dari DPD PKS Kabupaten Jombang untuk mengusung dirinya kembali maju sebagai calon Bupati Jombang 2018. Nyono juga memastikan tidak adanya kompensasi yang diminta ole PKS dalam kontrak politik tersebut.

“Kami sangat senang sekali dengan adanya dukungan dari PKS ini. Alhamdulillah, kawan-kawan partai tidak ada kompensasi apapun. Ini merupakan bentuk dukungan nyata karena kawan-kawan menilai kita telah berhasil membangun Jombang secara bersama-sama,” tandas Nyono Suharli Wihandoko yang saat ini masih menjabat sebagai Bupati Jombang.

Sekadar diketahui, dalam acara deklarasi dukungan PKS untuk mengusung Nyono Suharli Wihandoko dalam Pilbup mendatang dan konsolidasi perempuan PKS, dihadiri langsung oleh Ketua Umum DPW PKS Jawa Timur, H Aris ST MT dan Bendahara Umum DPW PKS Jatim, H Yusuf Rohana serta BPKK DPW Jatim, Lilik Hendarwati. Sedangkan dari Partai Golkar dihadiri oleh Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Jombang, Ir Tjaturina Juliastuti Wihandoko dan Ketua DPD I Partai Golkar Jatim Nyono Suharli Wihandoko beserta beberapa pengurus partai.(ar)

Keterangan gambar: Penandatanganan MoU PKS dengan Golkar.(foto:adi rosul)