ADAKITANEWS, Jombang – Belum adanya keterangan dari pihak PT Charoen Pokphand Jaya Farm (CPJF) Unit 6 Plabuhan terkait adanya pelajar yang magang dan meninggal dunia pada Sabtu (02/12) kemarin, memaksa pihak Polsek Plandaan untuk melakukan pemanggilan.

Kapolsek Plandaan, AKP Gatot Sudiyoto mengatakan akan memanggil pimpinan PT CPJF Unit 6 Plabuhan dalam waktu dekat. Pemanggilan pihak perusahan yang akan dilakukan oleh Polsek Plandaan itu lantaran belum adanya keterangan dari pihak PT CPJF semenjak peristiwa meninggalnya pelajar magang bernama Luki Firmansyah, 16, asal SMKN 1 Tekung Kabupaten Lumajang.

“Kami berencana akan memanggil pimpinan perusahaan untuk menggali informasi terkait masalah ini,” ungkap Kapolsek Plandaan saat ditemui Tim Adakitanews.com, Selasa (05/12).

Sejak mencuatnya kabar itu, AKP Gatot Sudiyoto mengaku sudah menghubungi Pimpinan PT CPJF Unit 6 Plabuhan Namun hingga saat ini belum ada respon sama sekali. “Saya saja dari kemarin hubungi belum ada jawaban,” tandasnya.

Kepada Tim Adakitanews.com, Kapolsek Plandaan menegaskan akan terus melakukan penelusuran untuk mencari informasi guna kepentingan penyelidikan. “Ya meskipun sudah ada surat pernyataan dari keluarga korban, proses penyelidikan tetap dijalankan oleh kepolisian,” tegasnya.

Sementara itu, upaya Tim Adakitanews.com untuk menemui pihak PT CPJF Unit 6 Plabuhan pada Selasa (05/12) kembali menemukan jalan buntu. Pihak keamanan perusahaan menjelaskan bahwa pimpinan dan manajemen sedang tidak ada di lokasi.(ar)

Keterangan gambar: Kapolsek Plandaan, AKP Gatot Sudiyoto.(ist)