ADAKITANEWS, Kota Blitar – Subiantoro, 53, pemilik bahan peledak diamankan Satreskrim Polres Blitar Kota. Warga asli Jombang yang tinggal di Desa Purwokerto Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar ini ditangkap di rumahnya setelah sempat masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) oleh kepolisian.

Kasatreskrim Polres Blitar Kota, AKP Heri Sugiono mengatakan, tersangka ditangkap lantaran tindakannya dianggap sangat berbahaya bagi dirinya sendiri dan lingkungan sekitar. “Sudah lama tersangka meresahkan warga sekitar karena mereka takut kalau terjadi ledakan. Tapi setiap kami ke lokasi, rumahnya pasti tertutup atau dia sudah lari duluan. Akhirnya anggota menyamar sebagai pembeli, baru kami berhasil tangkap beserta barang buktinya,” jelasnya, Jumat (02/06).

Dari tangan tersangka polisi berhasil mengamankan peralatan meracik bahan peledak, sumbu, serta bahan peledak seberat 7 kilogram. Kepada petugas, tersangka mengaku membeli bahan peledak tersebut dari Jombang seharga Rp 100 ribu per kilogram. “Dia untung Rp 50 ribu per kilonya,” terang AKP Heri.

Menurut Heri, keahlian tersangka dalam meracik bahan peledak low eksplosif ini dipelajarinya saat masih di kampung halamannya di Jombang. “Dia pakai keahliannya disini, untuk jualan bahan peledak itu tiap saat bulan puasa dan menjelang Lebaran selama lima tahun terakhir,” ungkapnya.

Saat ini tersangka dan barang bukti diamankan di Mapolres Blitar Kota. Dia terancam hukuman penjara seumur hidup atau hukuman penjara maksimal dua puluh tahun sebagaimana pasal 1 UU Darurat No 12 Th 1951.(blt2)

Keterangan gambar: AKP Heri Sugiono, Kasatreskrim Polres Blitar Kota saat menanyai tersangka.(ist)