ADAKITANEWS, Nganjuk – Penderita kelainan kulit, Maya Dwi Wahyu, 13, dan Silvy Maulidia, 2, penderita Hidrosifalus akhirnya dirujuk ke RSUD dr Soetomo Surabaya, Selasa (09/08). Keberangkatan dua pasien tersebut ke Surabaya merupakan inisiatif Kapolsek Kertosono, Kompol Abraham Sissik yang mengantar mereka dan memastikan keduanya mendapat kamar rawat inap.

Kompol Abraham menjelaskan, program yang dilaksanakan Polsek Kertosono tidak lain hanya untuk peningkatan kepedulian terhadap masyarakat, terutama bagi yang tidak mampu dan membutuhkan uluran tangan. “Saya juga punya hati untuk meringankan penderitaan warga, di lingkungan tempat saya bekerja,” tutur Kapolsek yang baru menjabat itu.

Dijelaskan Kapolsek, kedua pasien tersebut diberangkatkan dari rumahnya masing-masing bersama warga Desa Nglawak Kecamatan Kertosono Kabupaten Nganjuk. Sesampainya di RSUD dr Soetomo, kedua pasien tersebut langsung mendapatkan penanganan oleh Dokter spesialis kulit dan anak.

Kompol Abraham mengatakan, saat ini dirinya juga sudah membuka Dompet Peduli Maya dan Pasien-Pasien Lain. Meski baru dibuka dua hari, jumlah dana yang terkumpul telah mencapai lebih dari Rp 1 juta. “Saya sendiri yang akan membiayai pengobatan dan operasinya. Jika ada yang membantu, kami persilakan,” imbuhnya.

Kompol Abraham menegaskan, pihaknya akan sangat serius menangani warga-warga yang kurang mampu, sesuai dengan instruksi Kapolres Naganjuk, AKBP M Darwis. Program yang telah sudah dijalankan sekitar dua bulan ini diakui telah mendapat respon positif dari warga, yakni dengan peduli sesama dan meringankan beban mereka yang membutuhkan bantuan.“Agar terjalin keharmonisan antara warga dan polisi,” pungkasnya.(Jati)

Keterangan Gambar: Maya Penderira Kelainan kulit saat dievakuasi ke RSUD dr Soetomo Surabaya.(Foto: Bagus Jatìkusumo)