2015-12-18_23.00.24ADAKITANEWS, Jombang – Pasca insiden tewasnya empat bocah di kubangan bekas galian, Pemerintah Kabupaten Jombang, Jawa timur langsung bersikap. Bupati Jombang, Nyono Suharli Wihandoko, mengatakan, Pemerintah akan segera menyurati seluruh penambang serta pemilik lahan agar segera melakukan reklamasi. Jika menolak Pemkab akan mendorong penegak hukum untuk memproses.

“Sehingga kita sudah mengevaluasi dan mendata bagi semua pemilik lahan yang ada galian ini segera kita lakukan semacam pemulihan kembali  supaya dimanfaatkan bagi yang memiliki lahan”, kata Nyono, Jumat (18/12).

Sementara, Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Jombang,  Wahyu Hidayat, mengaku sudah membentuk dua tim untuk menyikapi keberadaan bekas galian ilegal dan kasus tewasnya 4 bocah SDN Sukorejo yang tenggelam di bekas galian Desa Plosogenuk, Kecamatan Perak. “Saat ini polisi telah memeriksa guru pendamping dan sejumlah pihak,” jelasnya

Saat disinggung penetapan tersangka, Kasat Reskrim mengaku masih menunggu proses pemeriksaan berlanjut. Pihak orang tua korban sendiri tidak menerima jika ditempuh jalan damai. Menurut salah satu keluarga dari korban, tiga orang guru yang mendampingi dan mengajak murid-murid mengunjungi area penambangan harus bertanggungjawab di depan hukum.

“Total kurang lebih ada sekitar sebelas yang kita periksa hari ini. Kita bagi dua tim, jadi tim satu itu kita fokus ke adanya unsur kelalaian dan tim dua kita fokus terhadap pemeriksaan dari mulai asal muasal lokasi tanah tersebut kemudian hingga nantinya kepala lokasi yang ditinggalkan galian atau genangan sehingga menjadi seolah-olah seperti danau,” kata Wahyu Hidayat.

Di sejumlah wilayah di Jombang, masih ada sejumlah kuwari atau bekas galian ilegal yang menyisakan lubang besar. Hal itu terungkap saat Bupati Jombang dan stafnya melakukan Inspeksi Mendadak (sidak). Salah satu diantaranya bekas galian di Dusun Karangasem Desa Karang Dagangan Kecamatan Bandarkedungmulyo.  Bekas galian yang telah ditinggalkan penambang ini menjadi lubang yang membahayakan.  Karena kedalamannya mencapai belasan meter. (Tari/Jati)

Keterangan Gambar : Bupati Jombang, Nyono Suharli Wihandoko, saat melakukan sidak ke lokasi tewasnya empat orang siswa SD saat melakukan kegiatan outbound