ADAKITANEWS, Sidoarjo – Kapolres Sidoarjo, AKBP M Anwar Nasir membantah tudingan bahwa pihaknya lamban menangani kasus persetubuhan terhadap anak di bawah umur di Kecamatan Jabon Kabupaten Sidoarjo. Meski setelah hampir 5 bulan baru satu pelaku yang tertangkap, Polres Sidoarjo beralasan kesulitan mereka lantaran pelaku telah kabur terlebih dahulu sebelum dilaporkan dan selalu berpindah-pindah selama masa persembunyian.

Dalam keterangan pers yang digelar pada Rabu (25/05), AKBP Anwar mengatakan, kasus persetubuhan terhadap anak di bawah umur yang terjadi di Kecamatan Jabon baru dilaporkan ke polisi sekitar akhir Desember 2015 lalu. Namun sebelum itu, 2 pelaku persetubuhan, yakni Sokeh, 47, warga Kecamatan Jabon Kabupaten Sidoarjo yang kini sudah diamankan dan pelaku lain berinisial U yang hingga kini masih diburu petugas diketahui telah kabur sebelum laporan itu masuk ke jajarannya.

“Tidak benar kalau kami baru melakukan pencarian terhadap pelaku. Tetapi, keduanya diketahui telah kabur sebelum keluarga korban melapor ke Mapolres Sidoarjo. Malah informasinya, ada yang sekarang berada di Bali,” ujarnya.

Dijelaskan, selama masa pelarian, salah satu pelaku, Sokeh berada di wilayah Pasuruan. Tidak hanya itu, pelaku juga sering berpindah-pidah tempat tinggal sehingga sulit terdeteksi oleh petugas. “Pelaku akhirnya kami amankan di daerah Malang,” pungkas mantan Kapolres Nganjuk ini.

Seperti diketahui, Sokeh, salah satu pelaku persetubuhan terhadap tetangganya sendiri, Melati, 14, bukan nama sebenarnya berhasil dibekuk anggota Sat Reskrim Polres Sidoarjo pada Selasa (24/05). Berdasarkan pengakuan korban, pelaku diketahui melakukan pemerkosaan saat korban hendak berangkat mengaji. Tidak hanya itu, pelaku juga dilaporkan sempat mengikat tangan korban dan melakukan ancaman apabila korban menceritakan kejadian yang menimpanya kepada orang lain.

Tetapi, keterangan korban itu justru terbalik dengan kesaksian pelaku saat diinterogasi petugas. Pelaku mengaku melakukan persetubuhan lantaran terangsang saat korban menaruh tangan pelaku ke payudara korban.(kur)

Keterangan Gambar: Kapolres Sidoarjo saat kegiatan press rilis di Mapolres Sidoarjo, Rabu (25/04) siang.(foto: kurniawan)