IMG_20141030_113410IMG_20141030_112942
@dakitanews Kota Kediri
РBeredarnya buku diktat kurikulum 2013 di beberapa toko buku di Kota Kediri  kemarin mendapatkan perhatian dari pihak Kepolisian Resort Kota Kediri (Polresta Kediri). Setelah menerima laporan terkait perdagangan buku milik negara tersebut. Polresta Kediri siap melakukan pemeriksaan di toko-toko buku yang dilaporkan, untuk membuktikan kebenaran laporan yang diterima.

Perdagangan buku milik negara yang berlabel, “Tidak Diperdagangkan” menyita perhatian banyak pihak. Bukan hanya dari kalangan masyarakat Kota Kediri, maupun tokoh-tokoh pendidikan yang ada di Kota Kediri, pihak kepolisian Kota Kediri pun siap melakukan pemeriksaan atas kebenaran informasi terkait jual beli buku negara tersebut.

Pasalnya, buku yang pada dasarnya merupakan fasilitas negara seharusnya dapat dinikmati secara gratis guna penunjang kegiatan belajar mengajar siswa, ternyata malah diperjual belikan dan ditukar dengan keuntungan.

Untuk itu, pihak Kepolisian Resort Kota Kediri mengagendakan mengunjungi seluruh toko buku yang ada di Kota Kediri. Kapolresta Kediri saat dikonfirmasi oleh tim @dakitanews.com, Senin (3/11), AKBP Budhi Hardhi S. menyatakan, bahwa pihaknya akan segera membuktikan kebenaran informasi dari laporan temuan di lapangan. Jika terbukti benar, maka hal tersebut tergolong pada tindakan pidana dan akan mendapatkan sanksi sesuai dengan tindakan yang telah dilakukan.

“Kami akan segera memeriksa kebenaran informasi yang ada di lapangan. Jika terbukti informasi itu benar, maka akan segera kami melakukan langkah-langkah sesuai hukum.” terang AKBP Budhi Hardhi. (Ega)

Keterangan gambar : Salah satu buku ‘negara’ yang diperjual belikan di toko-toko buku Kota Kediri¬†