Polres Madiun Amankan Sindikat Pembuat SIM Palsu

2016-05-31_16.17.06 (1)

ADAKITANEWS, Madiun – Sindikat pelaku pemalsuan Surat Izin Mengemudi (SIM) B1 berhasil diamankan oleh Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Madiun, Selasa (31/05). Keempat pelaku yakni Priyanto, 31 dan Sunarto, 48, warga Kecamatan Bringin Kabupaten Ngawi, serta Edi Lahtono, 31, dan Anang Siswanto, 33, warga Kecamatan Wedari Jaksa Kabupaten Pati Jawa Tengah.

Kapolres Madiun, AKBP Sumaryono mengatakan, keempat pelaku hingga kini masih menjalani pemeriksaan di Mapolres Madiun. Dari SIM B1 palsu yang diproduksi pelaku, diketahui hasilnya sangat mirip dngan SIM asli buatan kepolisian. ”SIM nya sepintas terlihat sama. Namun, saat dicek tidak terdaftar,” ungkap AKBP Sumaryono.

AKBP Sumaryono menjelaskan, terbongkarnya kasus tersebut berawal dari operasi Satlantas Polres Madiun beberapa hari lalu di Jalan Raya Caruban – Ngawi, tepatnya di Desa Purworejo Kecamatan Pilangkenceng Kabupaten Madiun. Saat tim operasi menghentikan truk yang dikendarai oleh Priyanto dan memeriksa kelengkapan kendaraan, petugas Satlantas menemukan kejanggalan pada SIM milik Priyanto. Tidak lama kemudian, saat dilakukan pengecekan dan pemeriksaan akhirnya Priyanto mengaku bahwa SIM B1 miliknya palsu.

”Setelah dilakukan pengembangan, ternyata SIM B1 milik Priyanto palsu. Dari hasil pengembangan, kami akhirnya mampu membongkar sindikat pembuat SIM palsu,” jelasnya.

Keterangan pihak kepolisian, otak pembuatan SIM B1 palsu adalah Anang Siswanto. Saat melakukan penggeledahan di rumah Anang, pihak Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Madiun mendapatkan seperangkat komputer lengkap dengan beberapa lembar SIM palsu. ”Tersangka (Anang Siswanto,red) belajar cara membuat SIM dari internet dan meminta upah kepada para korbannya sebesar Rp 650 ribu,” terang AKBP Sumaryono.

Atas perbuatannya, keempat tersangka dijerat pasal 263 ayat 1 dan 2 KUHP, juncto pasal 56 ayat 1 ke 1e KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 6 tahun penjara.(Uk)

Keterangan gambar: Kapolres Madiun, AKBP Sumaryono tengah meminta keterangan sejumlah tersangka sindikat pembuatan SIM B1 Umum palsu. (Foto: Agoes Basoeki)

 

Recommended For You