ADAKITANEWS, Tulungagung – Sebanyak 69 personel polisi dari Polres Tulungagung, dipersiapkan untuk menjadi pengawal pribadi pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Tulungagung yang akan mengikuti Pilkada serentak pada Juni 2018 mendatang.

Sebelum menjadi pengawal pribadi, mereka harus menjalani beberapa tahapan tes, mulai dari tes kesehatan, psikologi, menembak, beladiri dan sebagainya.

“Pengawalan pribadi diberikan kepada masing-masing pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Tulungagung,” kata Kompol Sudarmono, Sabtu (06/01).

Kompol Sudarmono mengatakan, untuk pengawalan pribadi para paslon, setiap satu calon baik Bupati maupun Wakil Bupati, masing-masing disiapkan 10 personel pengawal, ditambah 3 personel cadangan.

“Kita estimasikan wilayah Tulungagung ada tiga pasangan calon (paslon). Berarti, 23 personel dikalikan tiga totalnya 69 personel,” ungkapnya.

Lanjut Kompol Sudarmono, proses seleksi pengawalan pribadi tersebut cukup ketat. Ada beberapa kriteria, mulai dari kepangkatan, yakni Briptu hingga Bripka, kemudian diwajibkan mengikuti psikotes mulai dari kecerdasan, kepribadian, dan tes lainnya.

Tahap lainnya yakni pelatihan yang bakal digelar 15 Januari nanti. Yakni tes menembak, intelijen, sikap tanggap, hingga beladiri.

“Sebenarnya pada bulan September 2017 lalu kita sudah melaksanakan tes, bersamaan dengan tes psikologi, namun karena saat itu peserta tes ada yang berpangkat Aipda dan jumlah nya baru 16 personel, maka kita tinggal menambahkan peserta tes,” ujarnya.

Untuk diketahui, pengawal pribadi memiliki kewenangan pengamanan orang, kegiatan pasangan calon, termasuk pengawalan terhadap keluarga, serta nantinya juga akan dipersenjatai.(bac)

Keterangan gambar : Calon pengawal pribadi, saat menjalani tes kesehatan.(foto : acta cahyono)