ADAKITANEWS, Kota Madiun – Hari pertama Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SMA/SMK lewat jalur offline di Kota Madiun digelar, Senin (12/06).

Pantauan Tim Adakitanews.com di lokasi pendaftaran tepatnya di SMAN 1 Kota Madiun, sampai pukul 11.00 WIB atau satu jam sebelum penutupan, baru ada 17 peserta yang mencoba peruntungannya mendaftar lewat jalur offline. Mereka terbagi menjadi dua kategori, yakni 12 siswa yang mendaftar lewat jalur prestasi, serta 5 siswa lewat jalur mitra warga.

“Sekolah kami ada jatah 36 siswa yang nantinya bisa diterima melalui jalur offline,” jelas Supriyanto, Ketua PPDB SMAN 1 Kota Madiun Kepada Tim Adakitanews.com.

Sama halnya dengan pelaksanaan PPDB di SMAN 6 Kota Madiun. Pada pendaftaran hari pertama, ada 8 siswa yang sudah mendaftar. “Rinciannya 6 siswa lewat jalur mitra warga dan 2 siswa lewat jalur prestasi,” jelas Edi Suprijanto, Ketua PPDB SMAN 6 Madiun yang juga menjelaskan bahwa untuk jalur offline di sekolahnya dijatah 34 siswa.

Sesuai aturan yang diterbitkan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, untuk jalur offline akan dilakukan verifikasi sesuai petunjuk teknis dari Dinas Provinsi pada masing-masing jalur. Baik itu prestasi, bidikmisi, mitra warga, maupun inklusi.

“Jika nantinya ada kelebihan kuota maka akan dilakukan survei bagi mitra warga, ataupun tes sesuai bidangnya bagi jalur prestasi,” lanjutnya.

Sementara itu, salah satu pendaftar yang berhasil ditemui Tim Adakitanews.com, Destya Rahmadany, mengaku sengaja mendaftar melalui jalur offline dengan harapan bisa diterima di SMAN 1. “Saya mendaftar diantar bapak lewat jalur mitra warga, biar bisa meringankan beban orang tua,” harap siswi berusia 16 tahun asal SMPN 14 Madiun yang memiliki nilai 260 ini.(bud)

Keterangan gambar : Suasana Pendaftaran lewat jalur offline. (foto: budiyanto)