ADAKITANEWS, Kota Kediri – Penahanan ijazah siswa MAN 2 Kota Kediri yang dilakukan oleh pihak sekolah mendapat tanggapan dari salah satu praktisi hukum, Moch Taufiq Hidayah, SH. Ia mengatakan, dalam situasi tersebut ada indikasi ketidak adilan yang dilakukan pihak sekolah. Bahkan menurutnya, penahanan ijazah tersebut masuk dalam pasal 372 KUHP tentang penggelapan.

Taufiq menjelaskan, dalam pasal 372 KUHP (Kitab Undang-undang Hukum Pidana) dikatakan, barang siapa dengan sengaja dan melawan hukum memiliki barang sesuatu yang seluruhnya atau sebagian adalah kepunyaan orang lain, tetapi yang ada dalam kekuasaannya bukan karena kejahatan diancam karena penggelapan, dengan pidana penjara paling lama empat tahun atau pidana denda paling banyak sembilan ratus rupiah.

“Padahal siswa sudah memenuhi kewajiban yang untuk menimba ilmu, namun pihak sekolah malah merampas hak serta menggelapkan ijazah siswa tersebut,” cakapnya, Jumat (27/01).

Sebagai praktisi hukum di Kediri, Taufiq mengatakan, penahanan ijazah yang dilakukan oleh MAN 2 Kota Kediri tersebut juga termasuk melanggar Hak Asasi Manusia. Pasalnya ijazah tersebut merupakan hak dari siswa dan justru dilanggar oleh pihak MAN 2 Kota Kediri.

Menurut Taufiq, sumbangan tersebut sifatnya tidak wajib. Namun justru diwajibkan oleh pihak MAN 2 Kota Kediri. “Penahanan ijazah ini sudah jelas pihak Sekolah melakukan Tindak Pidana Perampasan hak siswa serta Penggelapan Ijalzah siswa,” imbuhnya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, MAN 2 Kota Kediri menahan ijazah beberapa siswa lantaran tidak mau membayar sumbangan sebesar Rp 670 ribu. Alasan beberapa siswa tersebut tidak mau membayar adalah karena belum adanya kesepakatan dari pihak wali murid, Komite serta sekolah. Namun pihak sekolah tetap mewajibkan siswa membayar.(kdr4)

Keterangan gambar : Moch Taufiq Hidayah SH, saat ditemui di kantornya.(foto:fasihhuddin kholili)

https://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2017/01/270117-kdr4-Praktisi-Hukum-1-1024x768.jpghttps://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2017/01/270117-kdr4-Praktisi-Hukum-1-150x150.jpgREDAKSIPendidikanadakitanews,Berita,ijazah,kediri,man 2 kediri,penggelapan,praktisi hukum
ADAKITANEWS, Kota Kediri – Penahanan ijazah siswa MAN 2 Kota Kediri yang dilakukan oleh pihak sekolah mendapat tanggapan dari salah satu praktisi hukum, Moch Taufiq Hidayah, SH. Ia mengatakan, dalam situasi tersebut ada indikasi ketidak adilan yang dilakukan pihak sekolah. Bahkan menurutnya, penahanan ijazah tersebut masuk dalam pasal 372...