ADAKITANEWSPrasasti-Sendang-Gede-1Sendang-Gede-di-Ngimbang, Lamongan – Kabupaten Lamongan kaya dengan objek wisata bersejarah, diantaranya, Kecamatan Ngimbang. Kendati dikenal dengan hutan dan tanah kapurnya, di Kecamatan Ngimbang terdapat salah satu wisata Prasasti dan Sendang gede yang terletak di Desa Ngimbang.

Objek wisata yang lebih dikenal dengan sebutan situs Sendang Gede Ngimbang, berbentuk batu yang sebagian masih dalam kondisi terbenam dalam tanah. Sehingga hanya tampak setinggi 102 cm, lebar 98 cm, tebal 21 cm, dan bahan dari batu putih. Disisi depan tampak tulisan sebanyak 26 baris, disisi belakang juga data tulisan sebnyak 26 baris. Bertuliskan aksara jawa yang sudah mulai pudar.

Salah seorang arkeolog dari Universitas Indonesia (UI) Ninie Soesanti yang pernah meneliti situs ini menyebut, Prasasti ini terletak disebelah timur sendang dan menancap di tanah, bagian bawah tidak diketahui bentuk aslinya, apakah terdapat padmasana ataukah langsung menancap di tanah.

“Prasasti Sendang Gede berbentuk stele berpuncak setengah lingkaran. Prasasti ini juga memakai hiasan roset (ceplok bunga) di atasnya. Prasasti ini berbahan batu padas yang cenderung mudah aus, meski bentuknya utuh,” jelasnya.

Soesanti mengatakan, diantara prasasti yang ada di Kabupaten Lamongan, situs prasasti ini tergolong masih utuh. “Batu prasasti ini tergolong utuh, karena hingga bagian pasak yang seharusnya tertanampun masih ada. Kendati bagian huruf diprasasti sudah buram karena mengalami porositas, namun sebagian masih terlihat,” lanjutnya.

Kondisi tulisan yang sudah tidak tampak ini, membuat isi prasasti tidak bisa diketahui secara lengkap. “Kita tidak bisa mengetahui isi dari Prasasti tersebut dan maksud dari penulisannya. Namun melihat lokasi sebarannya, nampaknya prasasti ini adalah prasasti tinggalan dari Raja Airlangga,” pungkas Soesanti.(Ham/Jati)