Kediri(@dakitanews.com.)—Abdul Aziz Febriansyah warga Letjen Suprapto Kecamatan Ploso Kabupaten Nganjuk, harus meringkuk dibalik jeruji tahanan Mapolsek Ngadiluwih.

Karena, Pria berusia 23 tahun itu dilaporkan oleh perusahaannya lantaran telah melakukan penipuan dan penggelapan.

“Pelaku ini membuat laporan pengajuan fiktif ke perusahaannya. Dan kemudian setelah pencarian, uangnya dibawa oleh pelaku,” tutur Kapolsek Ngadiluwih AKP Shokib Dimiyati, Rabu (14/8/2019).

Pelaku melakukan penggelapan uang setoran di KSPP Syariah Tunas Arta Mandiri Cabang Kediri Jln Raya Ngadiluwih Dusun Sawahan Desa Purwokerto Kecamatan Ngadiluwih Kabupaten Kediri.

Pelaku tak tanggung-tanggung membawa uang perusahaannya itu dengan nilai yang sangat banyak, Rp 354.772.000,00.

“Pihak perusahaan melakukan pengecekan. Dan setelah dikroscek ternyata nasabah yang diajukan tidak merasa meminjam. Akhirnya pihak perusahaan melaporkan pelaku,” ungkap Kapolsek Ngadiluwih.

Alasan pelaku melakukan penipuan itu untuk menutup hutang kakaknya yang terjerat kasus yang sama. Selain itu, uang lainnya untuk memenuhi kehidupan pribadinya.

“Pelaku saat ini masih kita mintai keterangan. Barang bukti berupa 1 bendel kwitansi penerimaan uang KSPP Syariah TAM dan 1bendel kartu pembayaran angsuran anggota KSPP Syariah TAM kami amankan, ” jelas AKP Shokib.(art).

https://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2019/08/IMG-20190814-WA0106-1024x484.jpghttps://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2019/08/IMG-20190814-WA0106-150x150.jpgREDAKSIberitaDaerahHukum KriminalUncategorized
Kediri(@dakitanews.com.)---Abdul Aziz Febriansyah warga Letjen Suprapto Kecamatan Ploso Kabupaten Nganjuk, harus meringkuk dibalik jeruji tahanan Mapolsek Ngadiluwih. Karena, Pria berusia 23 tahun itu dilaporkan oleh perusahaannya lantaran telah melakukan penipuan dan penggelapan. 'Pelaku ini membuat laporan pengajuan fiktif ke perusahaannya. Dan kemudian setelah pencarian, uangnya dibawa oleh pelaku,' tutur...