Kediri(adakitanews.com)—Warga Dusun Bangunmulyo Desa Pojok Kecamatan Wates Kabupaten Kediri dibuat geger oleh seorang pria bernama Rianto (35), yang mengamuk dengan sebilah sabit.

Akibat amukan itu, 5 orang terluka, 1 kritis dan 3 meninggal dunia akibat bacokan secara membabi buta.

“Pelaku ini mulai aksinya sekitar pukul 12.30 WIB, awalnya cekcok dengan keluarganya,” kata Kepala Desa Pojok, Darwanto, Senin (7/3/2022) sore.

Peristiwa nahas yang menggegerkan warga Desa Pojok, Kecamatan Wates itu lanjut Darwanto ditengarai setelah cekcok dengan pihak keluarga. Dugaan sementara setelah pria tersebut di PHK dari pekerjaan sebelumnya sebagai kuli batu.

“Iya, menurut keterangan warga sekitar pria itu mulai pendiam setelah berhenti bekerja seminggu yang lalu, padahal dia itu khusyuk dan rajin ibadah,” imbuhnya.

Dari informasi awal oleh warga setempat, amukan pria itu tepat mengenai sebelas orang warga. Korban yang tewas dalam kejadian itu adalah Yanah, Ajiz dan Trinah. Ketiganya tak lain tetangga pelaku sendiri. Sedangkan korban lainnya dalam kondisi luka serius akibat sabit dari pelaku.

“Ada yang pada posisi tangan dan lehernya, pelaku ini langsung lari dan bacok saja begitu,” bebernya.

Pelaku dapat dilerai setelah pihak desa memanggil pihak kepolisian setempat. Petugas dibantu warga akhirnya berhasil mengamankan pelaku. Sementara untuk korban dilarikan ke rumah sakit setempat.

“Aksi pelaku dihentikan sama polisi saat sembunyi di rumah, seusai melakukan aksinya,” ungkapnya.

Kini, pelaku telah di bawa ke Mapolsek Wates guna diperiksa lebih lanjut.

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Kediri, AKP Rizkika Atmadha Putra menyampaikan terkait data korban dan motif pelaku masih ditindaklanjuti.”Mohon ditunggu masih kami proses lebih lanjut,” ungkapnya.(Gar).