ADAKITANEWS, Kota Madiun – Hingga Sabtu (24/06) atau H-1 lebaran, sebanyak 933 unit sepeda motor yang sudah diturunkan di Stasiun Madiun. Jumlah tersebut dimungkinkan masih bisa bertambah menyusul adanya program Motor Gratis (Motis) yang disediakan oleh PT KAI.

Manajer Humas PT KAI Daop 7 Madiun, Supriyanto mengatakan, program Motis tersebut diselenggarakan oleh Kementerian Perhubungan melalui Diirjen Perkeretaapian selama libur lebaran, dan telah berakhir pada Jumat (23/06) lalu. “Pengirim adalah warga sekitar Madiun yang bekerja di wilayah Jakarta ataupun Jawa Barat,” jelas Supriyanto, kepada Tim Adakitanews.com, Sabtu (24/06).

Supriyanto melanjutkan, tujuan program ini adalah untuk mengurangi jumlah pemudik yang menggunakan sepeda motor. “Untuk ikut program motis tidak diwajibkan menggunakan jasa Kereta api. Bisa menggunakan bus, kapal api, atau pesawat, yang penting mendaftar serta kuotanya masih ada,” lanjut Supriyanto.

Masih menurut Supriyanto, sepeda motor tersebut diangkut dengan gerbong khusus atau gerbong barang, yang terdiri dalam delapan rangkaian serta per gerbong mampu memuat 58 sepeda motor dalam setiap harinya.

“Iya, saya ke stasiun mau ambil sepeda motor kiriman dari Bekasi dari saudara. Nantinya mau dipergunakan untuk transportasi liburan, baliknya nanti ikut program lagi,” jelas Sekar, warga Kota Madiun.

Untuk diketahui, program Motis sendiri dibuka mulai tanggal 18 Juni dan berakhir pada 23 Juni 2017 kemarin. Sedangkan untuk arus balik, program serupa juga kembal dibuka dengan pendaftaran mulai 29 Juni 2017 hingga 6 Juli 2017 mendatang.(bud)

Keterangan gambar : Motor yang sudah turun dari kereta api. (bawah) Salah satu warga sedang mengurus administrasi pengiriman.(foto : budiyanto)