Program Pelatihan Usaha Tani dan Ternak Hingga Bagikan Kambing ke Peserta Jadikan Desa Mandiri

Kediri(adakitanews.com)—Kepala Desa Keling, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri punya cara sendiri untuk menjadikan desanya sebagai desa mandiri.

Salah satunya adalah dengan mengoptimalkan peningkatan sumberdaya manusia (SDM).

Terbaru, desa ini melatih 50 warganya untuk bisa berkembang dalam bidang pertanian dan peternakan berkelanjutan.

Kepala Desa Keling Rofi’i Lukman menyampaikan, bahwa di era saat ini, desa-desa memang dituntut untuk bisa menjadi desa yang mandiri.

Desa yang bisa mengoptimalkan sumberdaya yang ada. Baik Sumberdaya alam maupun sumberdaya manusia.

“Kami optimalkan potensi yang ada di desa kami. Sebelumnya juga sudah kami catat, potensi apa saja yang bisa dikembangkan. Ada potensi alam dan budaya. Juga ada potensi pertanian peternakan. Dan semua potensi itu bisa dikelola untuk menjadi tumpuan ekonomi bagi warga Desa Keling,” papar Rofi’i Lukman, Sabtu (3/9/2022).

Menurutnya, potensi-potensi tadi bisa dikemas sebagai daya tarik dalam sektor pariwisata. Semua kegiatan masyarakat yang ada di Desa Keling akan diinventarisasi mana saja yang bisa dimasukkan sebagai paket desa wisata.

“Kita amati di beberapa daerah, sektor pertanian dan peternakan bisa jadi daya tarik wisata. Coba kita terapkan di Desa Keling. Diawali dari pelatihan pertanian dan peternakan ini. Bisa kita modifikasi untuk wisata edukasi,” terangnya.

Memang, pelatihan yang diikuti 50 peserta selama 5 hari berturut-turut tersebut fokus pada pertanian dan peternakan berkelanjutan. Rata-rata materinya adalah mengedepankan sisi organik. Hasilnya jauh lebih efisien dan bernilai ekonomi tinggi.

“Kami datangkan narasumber dan pelatih yang berkompeten. Juga tokoh-tokoh sukses yang bisa berbagi ilmu kepada peserta pelatihan untuk bisa diterapkan di Desa Keling,” jelas kepala desa yang juga sebagai inisiator keberadaan sejumlah destinasi Wisata di Desa Keling tersebut.

Harapannya dengan pelatihan tersebut. Masyarakat petani dan peternak konvensional bisa bertransformasi menjadi petani peternak masa kini. Tidak hanya sebagai petani saja, tapi sebagai pengusaha tani atau pengusaha ternak.

Bahkan tak tanggung-tanggung, dalam pelatihan tersebut juga dibagikan beberapa bahan fermentasi, pembuat pupuk organik, buku panduan serta kambing kepada peserta yang dapat menjadi modal usaha.

“Harapan kami program ini bisa terus menjadi program berkelanjutan dan bisa diaplikasikan kepada masyarakat petani dan peternak di Desa Keling sebagai upaya peningkatan perekonomian di bidang ini,” pungkasnya.(Gar).

Recommended For You