Kediri(@dakitanews.com) —Jajaran unit Perlindungan Perempuan dan Anak serta tim Buser Satreskrim Polres Kediri berhasil membongkar praktik prostitusi berkedok panti pijat menawarkan jasa thereesome.

Petugas mengungkap bisnis esek-esek itu di panti pijat D-Glamour Spa dan Massage Desa Gampeng Kecamatan Gampengrejo Kabupaten Kediri.

Kapolres Kediri AKBP Roni Faisal Saiful Faton mengungkapkan dari hasil penggerebekan pratik prostitusi berkedok panti pijat, pihaknya menetapkan satu tersangka berinisial LPM (32) pemilik panti pijat.

“Penyedia jasa atau pemiliknya kita tetapkan sebagai tersangka. Saat ini masih kita mintai keterangan,” ungkap AKBP Roni Faisal, Jumat (2/8/2019).

Kasus praktik prostitusi ini berawal dari informasi masyarakat yang melibatkan anak anak perempuan di bawah umur yang dipekerjakan sebagai terapis di panti pijat D-Glamour Spa dan Massage.

Petugas kemudian melakukan serangkaian penyelidikan. Pada saat dilakukan penggerebekan petugas mendapati dua terapis sedang melayani satu orang di sebuah kamar.

Mereka sedang melakukan hubungan seks bertiga atau thereesome dalam keadaan telanjang.”Saat kita lakukan penggerebekan dua terapis yang masih dibawah umur sedang melayani pelanggan di salah satu kamar. Mereka melakukan hubungan thereesome atau bercinta tiga orang,” ungkap Kapolres Kediri.

Selanjutnya, kedua terapis yang berinisial SB alias Sisil (17) dan Me alias Intan (16) serta LPM pemilik panti pijat diamankan di Mapolres Kediri untuk dilakukan pemeriksaan.

Dikatakan AKBP Roni Faisal, tarif yang ditawarkan kepada pelanggan beraneka ragam. Para terapis juga melayani handjob dengan tarif Rp 200 ribu, blowjob dengan tarif Rp 300 ribu dan fulljob dengan tarif Rp. 500 ribu diluar paket kamar/room D-Glamour.

“Pelaku beraneka ragam cara menawarkan ke pelanggan,” beber Kapolres Kediri.

Barang bukti yang diamanakan dari panti pijat 1 lembar sprei warna coklat, 4 bungkus tisu basah, 2 buah kondom merk fiesta, 1 mangkok cream pijat, 1 buah buku catatan keuangan, 3 lembar sertifikat terapis, 1 lembar SOP D-Glamour, 1 ponsel untuk operasional dan uang tunai sebesar Rp. 984.000, 00.

Tak hanya itu, petugas juga mengamankan barang bukti dari para terapis 1 helai rok mini warna merah, 3 buah kondom merk sutra, 1 bungkus tisu basah, 1 botol sabun cair, 1 botol sampo, 1 bungkus tisu kering, 3 buah kondom merk fiesta, 1 rok warna orange dan uang Rp 800 ribu.

“Pemilik panti pijat saat ini kita mintai keterangan guna pemeriksaan lebih lanjut,” jelas Kapolres Kediri.(art).

https://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2019/08/IMG-20190802-WA0071-1024x682.jpghttps://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2019/08/IMG-20190802-WA0071-150x150.jpgREDAKSIberitaHukum KriminalUncategorized
Kediri(@dakitanews.com) ---Jajaran unit Perlindungan Perempuan dan Anak serta tim Buser Satreskrim Polres Kediri berhasil membongkar praktik prostitusi berkedok panti pijat menawarkan jasa thereesome. Petugas mengungkap bisnis esek-esek itu di panti pijat D-Glamour Spa dan Massage Desa Gampeng Kecamatan Gampengrejo Kabupaten Kediri. Kapolres Kediri AKBP Roni Faisal Saiful...