ADAKITANEWS, Sidoarjo – Sekitar 80 bangunan semi permanen milik Pedagang Kaki Lima (PKL) yang ada di kanan dan kiri jalur utama Perum Gading Fajar Desa Sepande Kecamatan Candi Kabupaten Sidoarjo ditertibkan Satpol PP Pemkab Sidoarjo bersama petugas Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) serta dibantu petugas kepolisian, Rabu (03/05).

Upaya penertiban menggunakan satu alat berat untuk merobohkan dan membersihkan bangunan semi permanen itu. Pantauan di lokasi, pembersihan tidak mendapatkan perlawanan dari pemilik bangunan. Akan tetapi, rata-rata PKL pemilik bangunan menunggui bangunan miliknya saat dibersihkan petugas gabungan itu.

Dalam penertiban itu, ada sekitar 300 petugas gabungan yang diterjunkan ke lapangan. Yakni 220 petugas Satpol PP, 80 petugas DLHK, dan 20 anggota Sabhara Polresta Sidoarjo.

Kabid Ketentraman dan Ketertiban (Trantib) Satpol PP Pemkab Sidoarjo, Yani Setyawan mengatakan, rencananya penertiban dan pembersihan dilaksanakan sampai beberapa hari kedepan. “Penertiban ini untuk mengembalikan fungsi lahan penghijauan,” katanya.

Pria yang akrab disapa Yani ini menambahkan, setelah dibersihkan menggunakan alat berat, lokasi akan langsung diberi tanah urukan dan ditanami pohon-pohon baru oleh petugas DLHK. Hal ini agar setelah ditertibkan PKL itu tidak kembali membangun kios dan stan liarnya.

“Seharusnya PKL sadar. Karena sejak Tahun 2009 sudah menempati lahan hijau. Kalau dibiarkan malah makin seenaknya sendiri. Karena mereka ini menempati lahan dan area penghijauan. Hampir semua tanaman mati karena bangunan semi permanen milik PKL itu,” jelasnya.

Menurutnya, rencana selanjutnya adalah penataan PKL yang bakal dilaksanakan oleh sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, yang ada di Pemkab Sidoarjo. Selain itu juga akan diatur jam beroperasinya PKL, agar Sidoarjo semakin tampak indah dan tertata rapi.

“Kami tidak melarang PKL berjualan. Tapi jamnya diatur dan disesuaikan agar tidak mengganggu ketertiban umum. Kami minta kesadaran para PKL terutama yang memiliki bangunan semi permanen yang ditertibkan. Kalau mereka sadar dan memahami pasti menerima arahan petugas,” pungkasnya.(sid2)

Keterangan gambar : Sekitar 80 bangunan semi permanen milik Pedagang Kaki Lima (PKL) yang ada di wilayah Gading Fajar saat ditertibkan menggunakan alat berat.(foto : mus purmadani)