IMG-20160624-WA0026ADAKITANEWS, Kota Kediri- Mayor Jendral TNI Sumardi Pangdam V/Brawijaya menyatakan 24 anggotanya terlibat kasus narkotika. Saat ini, para prajurit itu sedang menjalani proses hukum di auditur militer serta non job dari jabatannya.

Saat melakukan kunjungan sekaligus berbuka puasa bersama ratusan prajurit di markas Brigadir Infentari(Brigif) 16/ Wira Yudha Kediri, Mayor Jendral TNI Sumardi sangat menyayangkan ke 24 anggotanya yang terlibat kasus narkotika. Pihaknya berharap, kedepannya para prajurit harus lebih berhati-hati saat berurusan dengan barang haram itu.

“Sebanyak 24 prajurit kita sedang diproses hukum karena terlibat penyalahgunaan narkotika,”ungkap Mayor Jendral TNI Sumardi Pangdam V/Brawijaya di aula Wira Yudha Brigif Kediri, Jum’at(24/06).

Ia menambahkan, satu dari jumlah prajurit itu sebagai seorang pengedar narkoba. Sedangkan ke 23 lainnya sebagai pengguna aktif.”Sekarang masih di proses hukum. Kemungkinan besar sanksinya dipecat dari jabatannya,”jelasnya.

Penindakan kepada para prajurit itu sesuai dengan perintah pemerintah pusat yang menyatakan Indonesia gawat narkoba. Sebagai seorang prajurit sejati, Mayor Jendral TNI Sumardi akan terus melakukan pemberantasan pada narkotika terlebih kepada para prajurit TNI dibawah kepemimpinannya yang kedapatan menggunakan berbagai jenis narkotika.”Narkoba hanya membuat hidup sengsara. Mari kita berantas bersama,”tegasnya.(blot)

Keterangan Gambar: Mayor Jendral TNI Sumardi Pangdam V/Brawijaya saat memberikan sambutan didepan ratusan prajurit Brigif 16/Wira Yudha Kediri.