puting beliun 2@dakitanews Nganjuk – Hujan deras disertai angin puting beliung menerjang Kecamatan Rejoso, Kabupaten Nganjuk. Akibatnya, satu pemukiman warga rata dengan tanah, 4 rumah lainnya mengalami rusak berat dan sedikitnya 7 pohon di sepanjang Jalan Raya Rejoso tumbang.

Peristiwa itu terjadi pada Kamis, (20/11), pukul 17.50 Wib. Kordinator Tagana Nganjuk Aris Trio menyampaikan, sedikitnya tujuh batang pohon tumbang dan satu rumah milik Miran,60, warga Dusun Jatitengah, Desa Rejoso roboh hingga rusak total.

“Sementara yang dapat diketahui ada tujuh batang pohon di sepanjang jalan raya dan satu rumah warga yang roboh, selebihnya belum diketahui,” terang Aris.

Menurut Painem,34, tetangga korban, angin kencang dimulai dari arah timur bersamaan dengan hujan deras sore itu. Periatiwa itu hanya sekitar  5 menit, namun kencangnya hembusan angin memporakporandakan bangunan rumah warga dan merobohkan batang pohon.

“Kejadianya singkat, hanya 5 menit, angin meliuk-liuk dari timur dan menerjang pemukiman dan pohon-pohon hingga roboh,” jelas Painem.

Warga masyarakat, tagana dibantu Polisi dan TNI langsung melakukan pembersihan batang-batang pohon yang menutup jalan raya usai kejadian itu. Sebagian lainnya, bergotong royong membersihkan bangunan rumah warga yang roboh.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Pihak Tagana, juga tidak memiliki angka pasti terkait kerugian warga yang terkena bencana puting beliung tersebut. Taksiran sementara, kerugian akibat bencana itu mencapai puluhan juta rupiah. “Kerugian terbesar rumah milik warga yang roboh,” pungkas Aris.(Jati)