width=

Kediri (adakitanews.com)—Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kediri, mengikuti program vaksinasi. Kegiatan itu dilaksanakan di Rumah Sakit Gambiran 2 kota Kediri, Rabu (3/3/2021).

Program pemerintah salah protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran virus Covid-19 ini tentunya membuat seluruh anggota PWI Kediri mendatangi RS Gambiran 2.

“Kami sangat berterimakasih kepada pemerintah dalam pemberian vaksin covid-19 kepada pelaku atau provesi wartawan. Wartawan adalah salah satu provesi yang sangat rentan terhadap terjangkitnya virus corona,” ungkap Ketua PWI Kediri Mega Wulandari.

Dikatakan Ketua PWI Kediri, mengingat wartawan adalah salah satu empat pilar dinegeri ini didalam memberikan informasi yang dibutuhkan masyarakat.

Dengan divaksinnya para awak media yang tergabung dalam lembaga PWI Kediri ini, diharapkan seluruh masyarakat Indonesia mampu menerima informasi yang akurat dan bertanggung jawab terhadap upaya pemerintah melalui Dinas Kesehatan, didalam melawan covid-19.

Didalam proses pemberian vaksin oleh petugas masih diwarnai dengan peristiwa menarik, yaitu salah satu awak media berteriak histeris saat akan disuntik oleh petugas, kondisi ini sempat menggegerkan rekan rekan media yang sedang menanti giliran divaksin.

Ironisnya saat awak media yang histeris ini, meronta dan menangis saat pemberian vaksin sudah usai, tetapi masih berteriak dan menangis, dengan berpikir dia masih disuntik.

Padahal hanya tangan petugas medis yang memberikan sentuhan kelengan awak media tersebut, setelah beberapa menit mendengar nasehat petugas, awak media inipun melihat kearah lengan yang disuntik, ternyata sudah tidak ada jarum suntik yang menancap dilengannya.

Sontak tagisan perempuan cantik salah satu awak media yang menjadi anggota PWI Kediri ini, berubah drastisbi menjadi tertawa dan menahan rasa malu dengan mendekap tubuh paramedis yang mendampingi. (tim).