ADAKITANEWS, Trenggalek – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Trenggalek menggelar konferensi pertama di Hotel Hayamwuruk Trenggalek, Sabtu (05/11). Pasca terbentuk kepengurusan periode 2016-2019, PWI Trenggalek mengaku bakal menindak tegas oknum yang mengaku wartawan dan kerap dianggap meresahkan.

Ketua terpilih PWI Trenggalek, Hamzah Abdillah mengatakan, dengan adanya PWI di Trenggalek, diharapkan akan terus meningkatkan integritas profesi wartawan di Trenggalek, dan menjalin hubungan harmonis antar stakeholder Muspida dengan insan pers yang bertugas di Trenggalek.

Selain itu, Hamzah juga menambahkan, pasca pelantikan, juga telah ditandatangani pakta integritas antara PWI Trenggalek dengan AKD (Asosiasi Kepala Desa) se-Kabupaten Trenggalek. “Dengan ditandatanganinya pakta integritas dengan AKD ini, diharapkan keluhan para kepala desa yang sering mendapat perbuatan tidak menyenangkan oleh oknum yang mengaku wartawan, tidak akan terjadi lagi, karena PWI Trenggalek akan melakukan tindakan keras,” kata Hamzah.

Sementara diketahui, dalam konferensi pertama PWI Trenggalek tersebut, hadir Ketua PWI Jatim, Achmad Munir bersama Wakil dan Sekretaris PWI Jatim, yang memandu langsung jalannya konfrensi ini.

Banyak kalangan mulai dari pemerintahan, partai maupun ormas mengucapkan selamat atas terselenggaranya konferensi ini. Mereka berharap dengan terbentuknya PWI Trenggalek, kinerja awak media di Trenggalek semakin profesional, dengan mengedepankan perimbangan dan kaidah-kaidah kejurnalistikan.(Jati)

Keterangan Gambar: Prosesi Konferensi Pertama PWI Trenggalek, dan jajaran pengurus PWI Trenggalek.(Foto : Bagus Jatikusumo)