QURDACIL: Berbagi Qurban di Daerah Terpencil

685

ADAKITANEWS, Nganjuk – Warga miskin dhuafa di daerah terpencil di Nganjuk menjadi prioritas salah satu Lembaga Amil Zakat, LAZISMU Nganjuk dalam menyelenggarakan kurban pada perayaan Idul Adha 1437 H.

Hal ini menjadi program utama sejak digulirkan program tahunan LAZISMU secara nasional yakni Qurban di Daerah Terpencil (QURDACIL). “Ini program terstruktur dari pusat sampai ke tingkat Desa,” tegas Juari, Ketua LAZISMU Nganjuk.

Pria yang aktif sebagai guru di salah satu SMKN di Nganjuk ini berharap dengan berbagi, umat Islam yang selama ini merasa kekurangan dapat ikut merasakan kebahagiaan dalam indahnya kebersamaan dalam berkurban. “Ukhuwah Islamiyah dan menyapa saudara yang jauh dari jangkauan itu terasa indah,” pungkas Juari.

Sementara, Ketua Muhammadiyah Nganjuk Ustaz Arifin Abduh menambahkan, sinergitas antar Majelis dan Lembaga di Muhammadiyah adalah sebuah keharusan untuk mempercepat dinamika dakwah, sehingga kebermanfaatan bagi umat semakin bisa di perluas cakupannya. “Gerakan dakwah harus terus bersinergi dengan semua elemen, sehingga umat tidak merasa ditinggalkan,” tegas Kiai Arifin.

Berdasarkan data sementara yang dirilis melalui LAZISMU Nganjuk, tidak kurang dari 58 ekor sapi dan 249 kambing yang disembelih pada hari ke-3 Idul Adha ini. “Masih ada kumungkinan tambahan dari beberapa amal usaha yg belum terdata,” urai Mijan, Sekretaris LAZISMU Nganjuk.(Jati)