Ratakan Urugan, Kuli Bangunan Temukan Mortir

969

ADAKITANEWSMortir-8, Madiun – Suwardi kuli bangunan di proyek SMPN 12 Kota Madiun, menemukan sebuah mortir saat mencangkul tanah urug. Beruntung mortir tersebut tidak meledak, padahal Suwardi sempat memukul-mukulnya untuk mengambil besinya.

“Begitu dikorek, akhirnya diketahui besi memanjang dan sempat dibuat mainan sesama pekerja lain. Namun, ada mandor mengetahui benda itu mirip bom, lalu diminta agar tidak dibuat mainan dan diamankan. Atas perintah mandor, seorang pekerja diminta melapor ke Mapolsekta Manguharjo berjarak sekitar 200 meter,” jelas Suwardi warga Desa Teguhan, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun, Sabtu (30/5).

Ia menyatakan tanah urug itu berasal dari lokasi bangunan itu sendiri. Setelah pondasi dibuat kemudian diurug lagi. “Saya pun tidak menyangka kalau benda berat itu barang berbahaya, lalu diambil teman-teman. Saya sejak pagi hingga penemuan benda itu tidak ada firasat apa pun. Setelah tahu itu bom saya sempat takut dan tangan masih gemetar,” ujarnya.

Atas laporan itu, petugas Polsekta Manguharjo menuju lokasi dan mengamankan benda mirip bom itu. Pihak polsek kemudian menghubungi Sub Den 2C Brimob dan mendatangkan Unit Penjinak Bom (Jibom), untuk memeriksa dan mengevakuasi. Akhirnya diketahui benda itu sebagai mortir peninggalan perang kemerdekaan silam.

Setelah dilakukan pengecekan, mortir memiliki panjang 100 cm, pangkal bawah berdiameter 40 cm dan hulu ledak 20 cm. “Jika melihat ciri-ciri fisik, mortir itu peninggalan perang kemerdekaan silam, apalagi bekas SMPN 12 ini, menurut sejarahnya dulu menjadi Markas Tentara Pelajar. Bisa jadi dulu benda itu ditanam atau disimpan,” jelas Aipda Dasono Unit Jibom Sub Den 2C Brimob Madiun.

Menuurtnya menyimak ciri fisik lain, kemungkinan mortir itu masih aktif sekitar 50% dan tergolong bahaya dengan daya ledak tinggi. “Setelah mortir diamankan di Mako Brimob, selanjutnya diserahkan kepada institusi berwenang di TNI AD. Kami sementara ini hanya mengamankan saja,” ujarnya lagi. (UK)

Keterangan Gambar : Petugas Unit Jibom Sub Den 2C Brimob Madiun tengah mengamankan mortir temuan Suwardi di proyek pembangunan SMPN 12 Kota Madiun, selanjutnya dibawa ke Mako Brimob.