ADAKITANEWS, Kota Blitar – Ratusan Santri Pondok Pesantren Nurul Ulum Kota Blitar menggelar salat gaib yang ditujukan untuk almarhum mantan Ketua PBNU KH Hasyim Muzadi yang meninggal Kamis (16/03) pagi di RS Lavallete Kota Malang di usia 72 tahun.

Salat yang dilaksanakan di Masjid area pondok Pesantren tersebut berlangsung dengan khusyuk dan khidmat, Kamis (16/03) siang).

Usai melaksanakan salat, salah satu santri mengaku, KH Hasyim Muzadi dinilai sebagai pribadi yang ulet serta dekat dengan santri. “Waktu dulu kunjungan ke sini (Ponpes Nurul Ulum), Beliau sempat berpesan kalau kita (Para Santri) harus rajin belajar dan harus bangga menjadi warga Nahdliyin. Beliau orangnya ulet dan ramah sama kita,” kata Syifa Nurda Muafa kepada wartawan di Ponpes Nurul Ulum, Jalan Ciliwung Kota Blitar.

Hal tersebut juga diamini oleh pengurus Yayasan Nurul Ulum Kota Blitar, Ali Mahfud Sidik. Ia mengatakan, KH Hasyim Muzadi meupakan salah satu panutan di PBNU, sehingga salat gaib baginya adalah yang wajib. “Beliau itu panutan kita, jadi kita wajib men-salatkan beliau. Satu pesan beliau yang mengena pada kami adalah agar kami mejaga kerukunan sesama umat Islam,” tutur Sidik

Sidik menyebutkan, saat melakukan kunjungannya ke Blitar, kondisi kesehatan mantan calon wakil presiden mendampingi megawati pada pilpres 2004 tersebut sudah terganggu. “Tahun lalu itu, pas ke sini, kondisi Beliau sudah mulai menurun,” tutupnya.

Sebelumnya, KH Hasyim Muzadi yang merupakan Anggota Dewan Pertimbangan Presiden dan pernah menjabat sebagai ketua PBNU, diketahui dirawat di RS Lavallete Malang sejak 11 Maret lalu karena penumpukan dahak di Tenggorokan dan Paru paru. Setelah menjalani perawatan selama Enam Hari. KH Hasyim Muzadi Akhirnya meninggal dunia di usia 72 tahun.(blt1)

Keterangan Gambar : Poster KH Hasyim Muzadi yang dipasang di Pintu Masjid salat para santri melaksanakan Salat Gaib.(foto: glorian)