Razia Hotel dan Kos, Amankan PNS, Pelajar, hingga Pria 67 Tahun Bersama Pasangannya

ADAKITANEWS, Jombang – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemkab Jombang kembali melakukan razia di hotel-hotel kelas melati dan tempat kos, Sabtu (14/05) malam. Hasilnya, petugas berhasil mengamankan seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS), beberapa pelajar, hingga pria berusia 67 tahun yang tengah asyik berduaan dengan pasangannya.

Operasi dilakukan untuk menertibkan penyakit masyarakat menjelang bulan suci Ramadan yang kurang beberapa hari lagi. Razia yang dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Trantrib Satpol PP Kabupaten Jombang, Ali Arifin tersebut, menyasar beberapa hotel melati serta rumah kos.

Dari beberapa hotel yang dirazia, petugas berhasil mendapati pasangan bukan suami istri berada di dalam kamar hotel. Salah satunya yang terjaring razia dan sempat menolak untuk dibawa oleh petugas adalah seorang oknum PNS asal Desa Jatipandak Kecamatan Kesamben Kabupaten Jombang. Oknum pelayan masyarakat ini juga sempat mengelak saat di razia dan tidak mau diambil gambarnya.
Tak hanya itu, ada juga warga berusia 67 tahun, asal Kecamatan Bagor Kabupaten Nganjuk, yang terjaring petugas sedang berduaan dengan pasangannya, yang juga berasal dari Kabupaten Nganjuk.

Setelah merazia hotel kelas melati, petugas langsung menyisir tempat kos di wilayah Desa Mojongapit. Di tempat tersebut, berhasil diamankan 4 pelajar yang diduga habis berpesta miras.

Masih di lokasi kos yang sama, petugas Satpol PP juga mengamankan 2 wanita berusia dibawah 20 tahun yang tidak memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP). Setelah dilakukan penyisiran, para warga yang terjaring tersebut segera dibawa ke kantor Satpol PP guna pendataan lebih lanjut.

Kepala Bidang Trantrib Satpol PP, Ali Arifin saat diwawancarai awak media menjelaskan, bahwa operasi malam ini berhasil menjaring 9 pasangan bukan suami istri, 4 pelajar yang diduga habis berpesta miras, serta 2 gadis dibawah umur yang tidak bisa menunjukkan identitas.

“Operasi kali ini berhasil mengamankan 15 orang. 9 pasangan bukan suami istri, 4 pelajar dan 2 gadis yang belum memiliki KTP. Operasi tersebut bertujuan untuk menertibkan penyakit masyarakat menjelang bulan Ramadan,” ungkap Arifin.(ar)

Keterangan gambar: Proses razia di hotel kelas melati. (bawah) Ali Arifin saat diwawancarai awak media.(foto:adi rosul)

Recommended For You