ADAKITANEWSAKP Suyadi-3, Madiun – Polsekta Taman, Polres Madiun Kota menggelar razia kos-kosan, Kamis (29/1), mendapati sebanyak 3 pasang, bukan pasangan resmi tengah berada dalam kamar. Ketiga pasangan itu berada dalam kamar dari 2 kos-kosan berbeda, langsung dibawa ke Mapolsekta Taman guna pendataan, selanjutnya untuk disidangkan.

“Dalam razia sejumlah kos-kosan dari keluhan masyarakat, menjamurnya kos-kosan tidak diiringi dengan kepatuhan penghuni sehingga membuat warga resah. Kepada pemilik kos-kosan kedapatan ditemukan penghuni bukan pasangan resmi, diberikan peringatan agar meminta identitas pasangan jadi penghuni,” ujar Kanit Sabhara Polsekta Taman AKP Suyadi.

Ia menghimbau pemilik kos selektif dan sering melakukan pengecekan penghuni kos, agar dihuni mereka merupakan sah atau resmi. Dari 3 pasangan diduga bukan pasangan resmi, ditemukan dari 2 kos-kosan yaitu Jalan Kapten Tendean 2 pasang dan sepasang Jalan Serayu, mereka langsung dimintai identitas dengan dibawa ke Polsekta Taman.

Mereka nanti, tambahnya, diproses hukum dengan  dijerat melanggar pasal 8 huruf i Perda Kota Madiun Nomor 8/2010 perubahan Perda Nomor 4/2006 tentang Penyelenggaraan Keamanan dan Ketertiban Umum (PK2U). “Sidang dilakukan di Pengadilan Negeri (PN) Kota Madiun, awal pekan depan atau Senin (2/2) nanti,” ujar AKP Suyadi lagi.

Mereka kena razia yaitu Panji Rohmadianto (21) Desa/Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun-Ermin Sartika (20) Jalan Semongko Kelurahan/Kecamatan Taman, Kota Madiun. Lalu, Edi Rochani (25) Kabupaten Tegal, Jateng-Mintarsih (28) Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung, ada satu pasangan mengaku punya surat nikah siri.

Pasangan itu beda usia jauh yaitu Budi Septiawan (24) Kelurahan/Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun-Aujia (58) Desa Jatimulya, Kecamatan Lebak, Kabupaten Tegal, Jateng. Kepada petugas pasangan itu memberikan surat diakui nikah siri dibuat tahun 2012 lalu dalam kondisi agak rusak dengan tulisan tergolong unik bagaikan tulisan anak baru sekolah.

“Kami memang pasangan nikah siri, pak. Mengapa dibawa ke kantor polisi ? Jika tidak percaya ini suratnya, jangan anggap lucu perbedaan usia tergolong jauh atau 34 tahun,” ujar Aujia kepada petugas. Namun, petugas tetap memproses dengan meminta keterangan keluarga Budi Septiawan menyangkut ihwal pernikahan siri keduanya. (UK)

Keterangan Gambar : Kanit Sabhara Polsekta Taman, Polres Madiun Kota AKP Suyadi tengah memegang data ketiga identitas mereka terkena razia kos-kosan sepanjang pagi-siang, Kamis (29/1). Diantara ketiga pasang terkena razia ditemukan beda usia sangat jauh atau 34 tahun.