Menjelang akhir tahun 2017, realisasi Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan Perkotaan (PBB P2) di Kabupaten Blitar ternyata masih rendah.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Blitar, Ismuni mengaku, pihaknya sudah memanggil sebanyak 58 Kepala Desa (Kades) dari 18 Kecamatan yang realisasi PBB P2-nya masih dibawah 70 persen.

“Mereka sudah kita panggil, kita tahu ini kan sudah memasuki bulan November dan melewati lebih 2 bulan dari jatuh tempo,” kata Ismuni, Rabu (15/11).

Ismuni mengaku, jika pemanggilan Kades dan Camat ini untuk memastikan apakah mereka sanggup melunasi PBB sebelum akhir tahun, dan mengetahui kendala yang dialami kenapa realisasi masih sangat rendah.

Menurutnya, sesuai dengan hasil pertemuan tersebut rata-rata Kades dan Camat mengaku siap untuk melunasi PBB P2 sebelum akhir tahun 2017.

“Mereka beralasan saat ini ada beberapa uang pajak yang masih di pamong dan juga ada beberapa wajib pajak yang belum membayar. Makanya mereka sanggup,” jelasnya.

Jika dilihat secara keseluruhan, lanjut Ismuni, realisasi PBB P2 saat ini sebesar 80 persen, dengan nilai Rp 22 milliar dari target total Rp 28,5 miliar.

“Empat kecamatan yang realisasi PBB P2 sudah lunas diantaranya Kecamatan Panggungrejo, Bakung, Udanawu, dan Wonotirto,” pungkasnya.(fat/wir)

Keterangan gambar: Ismuni, Kepala Bapenda Kabupaten Blitar.(foto : fathan)