Rebutan Lahan Milik TNI AU, Dua Kubu Warga Penggarap Nyaris Bentrok

ADAKITANEWS, Blitar – Puluhan warga Desa Pojok Kecamatan Ponggok Kabupaten Blitar terlihat menghadang buldozer milik penggarap baru yang hendak meratakan lahan garapan kelompok petani penggarap lama, Selasa (18/04) siang. Bahkan, bentrokan antara petani penggarap lama dan penggarap baru di lahan milik TNI AU tersebut nyaris tak bisa dihindari.

Maryono, salah satu warga yang juga sebagai koordinator penggarap lama mengatakan, meski pihaknya sudah menghadang dan berteriak-teriak agar buldozer menghentikan aksinya meratakan lahan seluas 8,2 hektare itu, tetapi tetap tidak digubris dan buldozer tetap meratakan tanah.

“Dua teman kita sempat naik ke atas buldozer dan terlibat cekcok dengan pengemudi buldozer untuk menghentikan aksinya, tapi tetap tidak digubris,” katanya, Selasa (18/04).

Akibatnya, lanjut Maryono, seluruh tanaman berupa nanas dan ketela pohon yang hampir memasuki masa panen rata dengan tanah. “Kita mau diberi makan apa, jika seperti ini, semua tanaman dirusak dan sudah rata dengan tanah,” tandasnya.

Untuk diketahui, konflik antar kubu ini bermula pada minggu lalu, dimana TNI AU yang memegang Sertifikat Hak Pakai (SHP) nomor 2 dan 4 tahun 2005, telah menerima pembayaran sewa sebanyak 66 penggarap baru. Mereka membayar sewa Rp 600 ribu untuk tanah garapan seluas 200 meter persegi. Sementara 64 penggarap lama tidak meneruskan pembayaran sewa karena masih terjadi proses mediasi antara Lanud Abd Saleh Malang dengan penggarap lama, karena status SHP masih dipertanyakan.

Sementara Komandan Regu Detasemen Lanud Abd Saleh Malang di Ponggok, Peltu Bagus Kuncoro yang datang ke lokasi menyatakan, jika masalahnya bukan pada penggarap lama atau baru. Ia menegaskan jika hal tersebut terjadi karena penggarap lama selama ini tidak mematuhi aturan TNI AU. “Intinya para petani penggarap lama tidak mau mematuhi aturan kami,” ungkapnya.

Pasca aksi perlawanannya gagal, para penggarap lama akhirnya membubarkan diri dari lokasi sekitar pukul 15.00 WIB.(blt2)

Keterangan gambar: Suasana warga penggarap lama yang ingin menghentikan bolduzer.(ist)

Recommended For You