ADAKITANEWS, Tulungagung – Sampai saat ini Mitra Kerja Pedagang (MKP) yang merupakan rekanan Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) Sub Divre Tulungagung lebih banyak yang menjual beras, daripada gabah kepada Bulog. Kondisi tersebut, menyebabkan hingga memasuki bulan ketiga tahun 2018, Bulog belum melakukan penyerapan gabah dari petani.

Hal tersebut disadari Kepala Bulog Subdivre Tulungagung, Khrisna Murtiyanto. Menurutnya situasi tersebut sudah terjadi pada tahun-tahun sebelumnya. Bahkan Khrisna menganggap hal itu sebagai sebuah hal yang wajar.

“Baru setelah hasil panennya melimpah, mereka (MKP,red) menjual gabah kepada kita. Karena mereka tidak sanggup atau kewalahan dalam penggilingan menjadi beras. Sementara mereka perlu untuk menopang permodalan,” kata Kepala Bulog Subdivre Tulungagung, Khrisna Murtiyanto, Kamis (15/03).

Lanjut Khrisna, untuk harga gabah kering panen (GKP) di pasaran saat ini masih bertahan di kisaran Rp 4.700 – Rp 5.600 per kilogram. Sedangkan acuan harga pembelian pemerintah (HPP) melihat dari Inpres nomor 5/2015 untuk harga GKP berkisar Rp 3.700 per kilogram. Kemudian oleh pemerintah diberikan tambahan nilai fleksibilitas harga sebesar 20 persen dari HPP, dan kini menjadi Rp 4.440 per kilogramnya.

“Jadi ya wajar saja jika MKP memilih menjual beras daripada gabah, karena keuntungannya lebih besar. Tapi kita tetap akan memenuhi target serapan gabah setara beras dari petani, yaitu 35.500 ton beras,” ujarnya.

“Sampai pertengahan Maret 2018 ini Bulog Sub Divre Tulungagung sudah melakukan serapan beras mencapai 3.162 ton beras, meliputi Tulungagung sebanyak 1.551 ton, Trenggalek sebanyak 1.039 ton dan Blitar sebanyak 571 ton,” pungkasnya.(bac)

Keterangan gambar : Khrisna Murtiyanto, Kepala Bulog Subdivre Tulungagung.(foto : acta cahyono)

https://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2018/03/150318-bac-tulungagung-bulog-1024x768.jpghttps://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2018/03/150318-bac-tulungagung-bulog-150x150.jpgREDAKSIDaerahadakitanews,beras,Berita,bulog,Tulungagung
ADAKITANEWS, Tulungagung – Sampai saat ini Mitra Kerja Pedagang (MKP) yang merupakan rekanan Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) Sub Divre Tulungagung lebih banyak yang menjual beras, daripada gabah kepada Bulog. Kondisi tersebut, menyebabkan hingga memasuki bulan ketiga tahun 2018, Bulog belum melakukan penyerapan gabah dari petani. Hal tersebut...