IMG_20141203_212356@dakitanews Kediri – Untuk mensukseskan ritual pesugihan Agus Santoso,32, warga Dusun/Desa Keling Kecamatan Kepung Kabupaten Kediri melakukan penipuan dan penggelapan mobil milik Herman Prasetya,32. Mobil pinjaman sempat dibawa lari hingga sebulan lebih sebelum akhirnya pelaku ditangkap di Tulungagung.

Informasi yang dihimpun oleh tim @dakitanews.com, pelaku meminjam mobil di rental milik Herman Prasetya,32 warga Dusun Teratai Desa Banjarejo Kecamatan Ngadiluwih Kabupaten Kediri. Pelaku meminjam mobil hari jum’at (03/10) dua bulan lalu jenis mobil All New Xenia 1.3 R Deluxe dengan Nopol AG 1078 AK .

Agus beralasan meminjam mobil untuk mengantarkan keluarga yang sakit ke RSUD. Dr. Soetomo, oleh karenanya butuh waktu beberapa hari. Herman menerima alasan itu dan memberikan batas waktu 4 hari yaitu hari Selasa (07/10). Namun hingga batas waktu yang diberikan tersangka tidak juga mengembalikan mobil yang dipinjam.

Lalu, Herman berusaha menghubungi nomer handphone yang diberikan, namun pelaku tidak bisa dihubungi. Merasa menjadi korban penipuan, maka herman langsung melaporkan ke Polsek Ngadiluwih.

Mendapatka laporan dari korban, Tim Reserse Polsek Ngadiluwih bergerak cepat untuk melakukan penyidikan. Kapolsek Ngadiluwih, AKP KUs Sumardi melalui Aiptu Untung Sumargo Kasi Humas Polsek Ngadiluwih menjelaskan Setelah satu bulan lebih dalam pengejaran. Akhirnya kemarin Selasa (02/12) kami bisa menangkap tersangka di Tulungagung” jelasnya.

Lebih lanjut Untung S. menjelaskan, tersangka menggadaikan mobil tersebut kepada Samsul Huda warga Sukomare Kecamatan Mojoroto Kota Kediri. Namun karena Samsul Huda tidak mempunyai uang maka Agus diantar ke H. Ali warga Bandar Kidul Kota Kediri.

Dari H. Ali tersangka mendapatkan uang sebesar Rp 15 juta. Samsul Huda merasa curiga dengan Agus, karena selang satu minggu lebih tersangka tidak ada kabar. Karena merasa ditipu oleh Agus dan tidak enak dengam H. Ali maka Samsul mengganti mobil pinjaman dari Agus menipu tadi dengan mobil miliknya sendiri Xenia warna hitam dengan Nopol AG 900 JB.

Lebih lanjut untuk menghilangkan identitas, Samsul mengganti Nopol mobil dari Agus tadi dengan Nopol mobil miliknya sendiri yaitu AG 900 JB. Tersangka mengaku uang hasil penipuan dan penggelapan untuk melakukan ritual pesugihan “Uang ini saya gunakan untuk membeli perlengkapan pasugihan seperti minyak wangi, bunga-bunga dan lain sebagainya” ungkap Agus selaku tersangka.

“Tersangka telah melanggar UU Pasal 372 Penipuan dan Pasal 378 Penggelapan dengan ancaman kurungan penjara minimal 7 Tahun penjara” jelas AIPTU Untung Sumargo. (Zay)

Keterangan gambar: Barang Bukti Dua mobil Xenia bernomor polisi sama, AG 900 JB