ADAKITANEWS, Blitar – Ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kabupaten Blitar berkumpul di Aula Lantai 3 Kantor Bupati Blitar di Kanigoro, Kamis (23/03). Mereka mengikuti pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Revisi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Blitar 2016-2021.

Bupati Blitar, Drs H Rijanto, MM, mengatakan, pelaksanaan Musrenbang hari ini sangat menentukan pembangunan apa yang akan dicapai dalam kurun waktu lima tahun kedepan. Keberhasilan pembangunan daerah termasuk terlaksananya visi misi, sangat dipengaruhi oleh perencanaan yang dimusyawarahkan pada hari ini. “Kami meminta kepada peserta musyawarah untuk mencermati pokok materi yang direvisi dalam RPJMD ini,” ungkapnya saat membuka Musrenbang revisi RPJMD, Kamis (23/03).

Bupati menjelaskan, perencanaan pembangunan disusun sesuai dengan kemampuan dan kondisi daerah, maka harus disepakati bahwa penetapan target kinerja haruslah realistis sekaligus optimis. “Artinya, kita tidak menetapkan target kinerja yang muluk-muluk, namun tidak juga menetapkan target kinerja dengan santai,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, pihaknya menegaskan bahwa perangkat daerah harus memahami betul apa yang menjadi sasaran RPJMD. Sasaran RPJMD, lanjut Bupati, harus diterjemahkan sebagai tujuan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam dokumen rencana strategisnya (Renstra). Program-program yang masuk di renstra SKPD harus mengacu pada dokumen RPJMD. “Program-program itulah yang menjadi ukuran kinerja pejabat yang akan melaksanakan, sekaligus sebagai program yang diperjanjikan oleh pejabat daerah dalam dokumen penetapan kinerja (Tapkin) untuk dilaksanakan sebagaimana yang telah direncanakan,” tuturnya.

Bupati juga menjelaskan, beberapa hal terkait revisi dokumen RPJMD Kabupaten Blitar yang digelar saat ini, yakni pimpinan dan pejabat di lingkup Pemkab Blitar, harus memahami prioritas pembangunan daerah dan menjadikan sebagai pedoman dalam penyusunan Renstra SKPD. “Program dalam dokumen renstra SKPD harus memiliki keterkaitan dengan sasaran RPJMD hasil revisi. Melakukan kajian terhadap indikator kinerja daerah yang berkaitan dengan pelaksanaan tupoksi perangkat daerah untuk selanjutnya dilakukan pengukuran terhadap capaiannya setiap tahun,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Blitar, Suwandito mengatakan, penyusunan dokumen RPJMD merupakan amanat dari Undang-Undang (UU) Nomor 25 tahun 2004 tentang sistem Perencanaan Pembangunan Nasional. Menurut jangka waktunya, dokumen perencanaan ini termasuk dalam dokumen perencanaan jangka menengah yang berlaku untuk kurun waktu lima tahun atau selama masa kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati terpilih. “Dokumen RPJMD ini sekaligus merupakan penjabaran dari visi misi Bupati dan Wakil Bupati, yang memuat tujuan, sasaran, strategi, arah kebijakan dan program-program pembangunan daerah,” ungkapnya, Kamis (23/03).

Menurutnya, hasil Musrenbang revisi ini akan memberikan arah pembangunan lima tahun kedepan, maka sangatlah diharapkan kepada peserta Musrenbang untuk dapat aktif menyampaikan tanggapan dan saran-saran yang diperlukan. “Kami memberikan kesempatan untuk memberikan saran melalui email maupun kontak person Bappeda,” imbuhnya.(blt2)

Keterangan gambar: Suasana pelaksanaan Musrenbang Revisi RPJMD Kabupaten Blitar 2016-2021.(foto : fathan)