ADAKITANEWS, Blitar – Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) merupakan bantuan pangan dari pemerintah yang diberikan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM), yang dilaksanakan mulai tahun 2018 ini. Proses penerimaan bantuan ini, dilakukan melalui ATM yang diberikan kepada KPM dari Pemerintah Daerah. Namun sampai saat ini, Pemerintah Kabupaten Blitar mengaku masih belum memberikan kartu ATM ini kepada ribuan penerima BPNT.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Blitar, Romelan mengatakan, program BPNT yang seharusnya sudah diterapkan sejak Maret lalu, faktanya hingga kini belum terealisasi. Ia pun berdalih, bahwa hal ini disebabkan karena belum semua penerima bantuan pangan non tunai menerima kartu ATM dari Bank yang telah ditunjuk.

“Kalau dari total penerima bantuan pangan non tunai sebanyak 77.165 penerima manfaat, baru sekitar 43 ribu penerima yang sudah mendapatkan kartu ATM. Sehingga sisanya sekitar 34 ribu penerima sama sekali belum mendapatkan kartu ATM,” kata Romelan, Selasa (03/04).

Lebih lanjut Romelan menjelaskan, sambil meyelesaikan pendistribusian kartu ATM yang tersisa, pihaknya juga masih menunggu instruksi dari pemerintah pusat soal penerapan bantuan pangan non tunai ini.

“Ya tentu untuk saat ini masyarakat penerima bantuan pangan non tunai masih menerima bantuan tunai, yakni rastra atau beras sejahtera yang digulirkan setiap bulan sekali,” pungkasnya.

Sementara itu menanggapi hal ini, Sekretaris Komisi IV DPRD Kabupaten Blitar, Gatot Darwoto mengatakan, bahwa era modern ini semuanya sudah menuju ke arah teknologi yang lebih maju. Namun ia menyadari bahwa masih banyak masyarakat yang belum memahami teknologi yang berkembang saat ini.

Gatot mengatakan, masyarakat juga harus proaktif untuk menanyakan kepada pihak desa. Selain itu, pihak Dinas Sosial juga harus terus mendampingi masyarakat penerima BPNT yang belum memahami cara penggunaannya.

“Kita mendukung kebijakan pemerintah terkait program BPNT ini. Tapi masyarakat harus terus didampingi, karena tidak semua penerima BPNT bisa memahami cara penggunaannya,” kata Gatot.

Politisi Parta Demokrasi Indonesia Perjuangan ini juga meminta kepada Dinas Sosial, untuk terus menggali data penerima BPNT, agar bantuan yang diberikan tepat sasaran. Selain itu, masih adanya ribuan penerima BPNT yang belum menerima kartu ATM, ia berharap Dinas Sosial bisa cepat menyelesaikannya agar program pemerintah pusat ini bisa segera terealisasi.(fat/wir)

Keterangan gambar: Romelan, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Blitar.(foto : fathan)