ADAKITANEWS, Blitar – Ribuan pegiat dan pecinta Senam Tera atau yang biasa disebut terawan – terawati dari seluruh tanah air bersemangat melaksanakan Senam Tera massal di Alun–alun Kota Blitar, Minggu (12/11).

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan hari Senam Tera Indonesia (Hateri) ke–32 yang dipusatkan di Kota Blitar. Selain senam tera massal, juga diselenggarakan rapat kerja nasional, pengukuhan Dewan Pengurus Daerah Senam Tera Indonesia, Donor Darah, hingga ziarah kebangsaan di Makam Bung Karno.

“Kegiatan ini memiliki banyak manfaat. Ini dukungan terhadap gerakan masyarakat sehat. Karena niatnya adalah memotivasi masyarakat untuk hidup sehat. Kemudian semangatnya sesuai warna seragamnya senam tera, merah putih. Kegiatan ini juga menggerakkan ekonomi masyarakat,” kata Walikota Blitar, Samanhudi Anwar, Minggu (12/11).

Ditambahkan Walikota Blitar, total peserta yang mengikuti senam tera massal ini sekitar 12 ribu terawan – terawati. Kegiatan ini selaras dengan misi Walikota Blitar untuk menjadikan masyarakat Kota Blitar sehat.

Semangat senam tera sesuai seragamnya merah putih, hal ini sesuai dengan karakter masyarakat Kota Blitar yang nasionalis dan religius. Melalui senam tera ini, Walikota Blitar berharap dapat terus memperkuat semangat ke-Indonesia-an dan semangat kebangsaan. Karena olahraga niatnya mencari kesehatan juga adalah media pemersatu bangsa.

“Dengan datang di Kota Blitar, melaksanakan rakernas dan olahraga bersama di Kota Blitar diharapkan jiwa nasionalisme terawan – terawati akan semakin mantap,” ujar Walikota Blitar yang juga membagikan Pin Bung Karno kepada terawan – terawati.

Selain Walikota Blitar dan Sekretaris Daerah Kota Blitar, kegiatan ini juga dihadiri Gubernur Lemhanas dan Ketua Umum DPP Senam Tera Indonesia (STI), Nono Sampono. Menariknya, di sela – sela pelaksanaan senam tera juga dilaksanakan festival Es Pleret Gempol dan Nasi Pecel. Kedua makanan ini adalah makanan khas Kota Blitar dan disediakan secara gratis.

Sementara itu, Ketua Umum DPP STI memberikan apresiasi tinggi terhadap kegiatan HATERI ke-32 di Kota Blitar. “Dalam catatan saya, ini adalah yang terbaik dan terbesar. Dengan seragam yang sama, merah putih, semua melaksanakan senam tera. Ini hikmah dari Bung Karno juga. Akumulasi dari itu semua adalah membuat acara ini menjadi sangat luar biasa,” jelas Nono.

Saat ditanya mengapa Kota Blitar dipilih menjadi tuan rumah rakernas dan gebyar senam tera, Nono menjawab hal ini terkait dengan sejarah lahirnya senam teram tera di Lemhanas. Dan Lemhanas dibentuk Bung Karno yang makamnya berada di Kota Blitar.

“Senam tera ini dilahirkan di sebuah lembaga yang namanya Lemhanas. Lembaga yang dibentuk oleh Bung Karno. Lembaga yang digunakan untuk membekali semua pejabat di negeri ini. Termasuk Wali Kota Blitar ini alumni Lemhanas,” jelas pria yang juga menjabat Wakil Ketua DPD RI ini.

Lebih dari sekadar mencari kesehatan dan kebugaran, Nono menjelaskan bahwa semangat gebyar senam tera di Indonesia ini adalah semangat membangun ke-Indonesia-an.

“Terawan dan terawati datang ke Kota Blitar tidak hanya ingin sehat dan silaturahmi, tetapi untuk juga memantapkan nilai – nilai merah putih, kebangsaan dan ke-Indonesia-an,” pungkas Nono.(hms/fat/wir)

Keterangan gambar: Walikota Blitar bersama para peserta Senam Tera Nasional HATERI ke-32.(Dok Humas Pemkot Blitar)