ADAKITANEWS, Sidoarjo – Bakat dan minat setiap anak sudah seyogyanya didukung sepenuhnya oleh orangtua. Masa kanak-kanak yang penuh semangat, nantinya bisa mendorong bakat tersebut hingga menjadi sesuatu yang membanggakan. Baik bagi sang anak, keluarga, bahkan Bangsa dan Negara.

=========

Setiap sore, di salah satu sudut lokasi GOR Sidoarjo terlihat sekumpulan anak-anak tengah sibuk memakai perlengkapan sepatu roda. Mereka tidak sendirian. Beberapa diantaranya masih dibantu oleh orang tuanya. Maklum, karena sebagian besar masih berumur sekitar 5 tahun.

Salah satu yang terlihat bersemangat adalah M Fadhlul Umam Al Ikhsan. Meski masih berusia 4 tahun, kemampuannya berlari diatas sepatu roda tak perlu diragukan. Terbukti dari 4 medali yang sudah didapatnya. Padahal baru 6 bulan berlatih sepatu roda.

Saat Tim Adakitanews.com menyambangi Umam di rumahnya, bocah yang masih bersekolah PAUD itu tidak berbeda dengan anak seumurannya. Sesekali ibundanya harus membujuk Umam agar tidak malu menjawab pertanyaan yang diberikan.

Umam tinggal di Lingkungan Pandean Jalan Pasar gang 2/341 Kelurahan Pekauman Kecamatan/Kabupaten Sidoarjo bersama kedua orangtuanya, M Ikhsanul Fuad dan Tri Swandayani. Meski disibukkan dengan kegiatan sekolah setiap hari, Umam mengaku tetap bersemangat mengikuti latihan 4 kali dalam seminggu. “Latihannya setiap Selasa, Kamis, Sabtu sama Minggu. Nggak capek kok,” celotehnya.

Yani, sapaan akrab ibunda Umam mengatakan, kegemaran putranya bermain sepatu roda berawal saat Umam sedang berjalan-jalan di kawasan GOR Sidoarjo bersama keluarga. Saat melihat anak-anak seumurannya bermain sepatu roda, Umam langsung meminta kepada ayahnya untuk dibelikan. “Waktu itu nangis minta dibelikan sepatu roda,” ujar Yani.

Melihat semangat putranya tersebut, orangtua Umam kemudian membelikan sepatu roda bekas seharga Rp 300 ribu. Dengan menggunakan sepatu roda bekas itu, Umam lantas didaftarkan ke salah satu club sepatu roda di Sidoarjo. Tak disangka, hanya dalam beberapa hari, Umam sudah benar-benar menguasai olahraga barunya tersebut.

“Masih sekitar 3 minggu berlatih, Umam sudah diikutkan lomba tingkat nasional di Sidoarjo. Alhamdulillah, dapat juara 2,” ujar Yani bangga.

Prestasi demi prestasi terus diUmam bercerita, saat pertama belajar sepatu roda, dirinya seringkali terjatuh. Namun tak pernah sekalipun Umam menangis. “Pernah jatuh. Pantatku sakit. Tapi aku nggak nangis,” ujar bocah yang masih belum begitu lancar berbicara tersebut.

Hal tersebut diakui oleh Yani. Putra kebanggaannya tersebut memang sering terjatuh. Meski begitu, tidak pernah sekalipun Umam mengeluh bahkan menangis. “Namanya belajar. Kalau jatuh, ya tidak boleh menangis,” ujar Yani memberi semangat.

Saat Tim Adakitanews.com menanyakan apa keinginan Umam dalam bermain sepatu roda, bocah polos itu dengan santai menjawab dirinya ingin membeli mobil. “Kalau menang, ingin beli mobil,” harapnya.(rochmatullah kurniawan)

Keterangan gambar: M Fadhlul Umam Al Ikhsan menunjukkan 4 medali yang sudah ia dapatkan.(foto: kurniawan)